Foto : kunjungan puluhan wartawan media online dan cetak serta televisi, Sabtu (14/7) di Taman Penangkaran Rusa Gunung Tunak.

Mataram (Metrobali.com)-

Kepala Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) Gunung Tanuk Lalu Gede Angga Widarma sangat mengapresiasi kepedulian PT Pertamina (Persero) akan kelestarian lingkungan. Hal itu dikatakan saat menerima kunjungan puluhan wartawan media online dan cetak serta televisi, Sabtu (14/7) di Taman Penangkaran Rusa Gunung Tunak.

Dikatakan, PT. Pertamina (Persero) Terminal BBM Ampenan dengan program Corporate Social Responsibility (CSR) tiap tahunnya melakukan kegiatan peduli lingkungan. Kegiatan tersebut sebagai upaya pelestarian keanekaragaman hayati dengan melepas tiga ekor rusa timor (Cervus Timorensis) yang terdiri dari dua jantan dan satu betina.

Kegiatan ini bekerja sama dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) NTB, pelepasan rusa timor bertempat di penangkaran rusa timor Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Tunak, Desa Mertak Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Minggu (24/6) yang lalu.

Sementara itu dalam sambutan, La Imbo selaku Operation Head Pertamina Terminal BBM Ampenan menyampaikan kegiatan ini merupakan komitmen PT. Pertamina diseluruh Indonesia dimanapun berada, untuk selalu tetap berkontribusi terhadap lingkungan.

Selanjutnya, ia berharap dengan penyerahan rusa timor tersebut, perusahaan-perusahaan lain bisa mengikuti jejak PT. Pertamina Terminal BBM Ampenan, karena kegiatan seperti ini memiliki makna yang luar biasa dalam menjaga ekosistem dan lingkungan, apalagi Rusa timor adalah binatang khas NTB, maka dari itu harus ada upaya lebih untuk melestarikannya.

“Mudah-mudahan kegiatan ini dapat di ikuti oleh perusahan-perusahan lain melalui CRSnya masing-masing,” harapnya.

La Imbo menambahkan, tidak hanya pelepasan rusa timor saja, namun kedepan ada juga penanaman pohon endemik dan penangkaran burung endemik NTB. Sebab dengan kegiatan seperti ini, memiliki manfaat yang bagus bagi pemerintah daerah dan masyarakat, salah satunya bisa mendatangkan nilai ekonomi bagi warga setempat.

Baca Juga :
Wisatawan Gunakan Hotel Berbintang di Bali 2,99 Hari

Melalui bentuk kerjasama ini juga, dirinya berharap jika kawasan TWA gunung tunak tetap terjaga, agar tetap dikembangkan termasuk pemeliharaan kawasan hutan, pengawasan terhadap binatang liar.

La Imbo juga menyebutkan, pihaknya juga tidak menutup kemungkinan untuk mengembangbiakkan yang lain seperti terumbu karang dan penyu. Pada kesempatan yang sama, Ari Subiantoro selaku kepala BKSDA NTB menyambut baik pelepasan tiga ekor rusa timor dan memberikan apresiasi kepada pihak PT. Pertamina Terminal BBM Ampenan, karena dirasa sangat peduli pada pelestarian keanekaragaman hayati, terlebih lagi binatang khas NTB ini.

“Kami sangat apresiasi kegiatan ini, karena rusa sebagai maskot NTB yang begitu banyak, tahu-tahunya habis. Yang dulunya ratusan ribu, sekarang sisanya ribuan ekor saja,” jelas Ari.

Dengan program CSR yang akan dilakukan secara berkelanjutan, maka tidak hanya rusa timor saja, namun spesies-spesies lain seperti penyu, terumbu karang akan kita lakukan sebagai bagian dari pelestarian keanekaragaman hayati, agar populasinya tidak terancam punah.

Saat yang sama H. Bangun selaku Kepala Desa Mertak juga ikut menghadiri acara tersebut, senada yang disampaikan kepala BKSDA NTB, dirinya juga mengapresiasi kegiatan ini. Karena kawasan TWA Gunung Tunak sebagai wilayah penyanggah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, dan kawasan hutan yang harus tetap dijaga kelestariannya.

“Alam ini, kalau kita tidak perhatikan, tidak ikut terlibat semua pihak maka tidak mungkin akan bisa bertahan,” terangnya.

Oleh karena itu, dirinya juga berharap peran aktif semua pihak baik pemerintah daerah dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga. Sebab kontribusi positif yang ukurannya sekecil apapun untuk menjaga TWA Gunung tunak, tentunya akan berdampak luas bagi kawasan ini.

Pewarta : Sutiawan

Editor : Whraspati Radha

Baca Juga :
FPI Unjuk Rasa Tolak Ahok