Klungkung (Metrobali.com)-

Sebanyak 356 atlet selam dari 14 Propinsi di Indonesia, mengikuti kejuaraan  fin swimming antar pelajar Klungkung Bali Open tahun 2022. Kejuaraan nomor kolam ini dilaksanakan di Kolam wisata tirta Srinadi di Kabupaten Klungkung, Bali, berlangsung selama tiga hari, dari Jumat (12/8/2022) kemarin hingga Minggu (4/8/2022).  

Peserta   217 putra dan 142 putri yang berasal dari 55 perwakilan klub –klub Fin swimming dan Sekolah – sekolah peserta yang berasal dari 14 provinsi se Indonesia. Dari tingkat pelajar SD hingga tingkat SMA-SMK, serta perserta dari klub-klub renang dari 14 propinsi di Indonesia. 

“Ajang ini selain memeriahkan HUT RI ke 77, juga sebagai upaya mejadikan olahraga selam dapat dilombakan dalam ajang Pekan olah raga pelajar nasional (POPNAS) seperti cabang olahraga lainnya,” kata Ketua penyelenggara, yang juga ketua POSSI Klungkung, I Made Arya Jimbawan, saat pembukaan secara resmi, Sabtu (13/8/2022).

I Made Arya Jimbawan menyampaikan Dengan kepesertaan adalah kelompok umur dan pelajar, untuk juaranya langsung diketahui usai lomba sehingga tidak akan ada yang besar melawan yang kecil, dengan memperebutkan piala tetap bupati Klungkung. 

I Made Jimbawan menambahkan Kegiatan memperlombakan 147 nomor putra/putri yang dipimpin oleh seorang Technical Delegate dan Ketua Perlombaan dari Pengurus Besar POSSI. Sedangkan Wasit/Juri merupakan para wasit yang berasal dari sejumlah daerah di indonesia dan sempat bertugas pada saat PON Papua. Para Wasit/Juri ini juga didukung oleh para guru olah raga yang sbelumnya telah mengikuti pelatihan wasit juri.

Lebih lanjut I Made Jimbawan menyampaikan kejuaraaan ini terselenggara berkat kerjasama Pengurus Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Kabupaten Klungkung bekerjasama dengan Klub Selam Sweca Dive Club yang dipimpin oleh I Gusti Agung Mayun Paramarta dan didukung oleh Pemerintah Kabupaten Klungkung melalui KONI Klungkung, serta pendukung lainnya. 

Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta yang membuka resmi kejuaraan ini mengatakan ivent ini adalah mini PON, dimana peserta dari 14 Propinsi di Indonesia, ada dari Papua, Papua Barat, DIY, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Kepulauan Riau, Jawa Timur, Gorontalo, NTB, Jawa Tengah, Jawa Barat, Kalimatan Timur, Sulawesi Utara dan Bali. 

“Ini ajang, besar untuk Fin Swimming dari cabor selam yang terbesar digelar selama ini di Bali, untuk cabang kolamnya, kami juga punya tempat bagus di Nusa Penida, silahkan gelar ivent yang lebih besar lagi nanti disana untuk cabang lautnya,” ujarnya. 

Bupati Suwirta menambahkan event ini sangat mendukung pariwisata Bali, yang terus berbenah untuk pulih kembali. Dimana ivent olah raga menjadi salah satu upaya pembangkitan ekonomi dan pariwisata di Bali.

Pada hari kedua pertandingan juga menampilkan atlet-atlet dari kaum disabilitas untuk ikut bertanding sebagai tamu kehormatan.  Salah satunya atlet difabel adalah Rahmat Hidayat, asal Tasikmayala Jawa Barat, ikut dalam Event ini, selain itu atlet difabel lain juga ikut memeriahkan.  

Antusiasme penonton untuk datang ke lokasi pertandingan juga meningkat. Sehingga diharapkan, cabang olahraga Selam semakin dikenal masyarakat. Ini dikarenakan cabor aquatik tidak hanya renang, namun Selam juga menjadi bagian penting dari sumber pendapatan medali  di persaingan Pekan Olahraga Nasional ataupun lainnya.

 

Baca Juga :
Amien Rais Perlu Dipanggil Terkait Rencana Pembunuhan Pejabat Negara

Sumber : Humas Pemkab Klungkung