Keterangan foto: Kapolsek Sawan AKP Ketut Karwa/MB

Buleleng (Metrobali.com) –

Di Hari Raya IDUL FITRI 1442 Hijriah, Polres Buleleng dan jajaran Polsek-Polsek terkonsentrasi melakukan pengamanan secara persuasif dan humanis terhadap orang yang berniat mudik maupun pada arus balik mudik. Malahan jalur tikus perairanpun tidak luput dari incaran pengawasan. Hal ini dilakukan guna mengantisipasi penyebaran covid-19, demi keselamatan dan kesehatan masyarakat.

Kapolsek Sawan AKP Ketut Karwa seijin Kapolres Buleleng menegaskan pengamanan dan pengawasan diwilayah hukum Polsek Sawan sudah dipersiapkan oleh jajaran Polsek Sawan. Untuk mengantisipasi lebaran Idul Fitri 1442 H, baik dari sebelum lebaran, lebaran maupun setelah lebaran Idul Fitri.

“Jadi upaya-upaya yang kita lakukan di Polsek Sawan, kita kerahkan seluruh anggota Bhabin kamtibmas untuk melakukan pengecekan, terhadap lingkungan desanya masing-masing yang ada keluarga muslim. Sehingga kita bisa mengedukasi untuk tidak melaksanakan mudik pada saat hari lebaran. Dimana dalam hal ini sudah ditentukan dari tanggal, 6 Mei 2021 sampai dengan 17 Mei 2021” jelasnya, Rabu, (12/5/2021) di Mapolsek Sawan.

Dari pendataan tersebut, ucap Kapolsek Karwa mendapatkan informasi-informasi, dan dari Bhabinkamtibmas sudah melakukan edukasi, dinyatakan warga yang muslim tidak akan melaksanakan mudik.

“Nah, diwilayah hukum kami di Kecamatan Sawan terdapat satu desa yaitu Desa Sangsit Banjar Pabean yang khusus lingkungan umat muslim. Namun dari pendataan kami, muslim yang ada disana adalah muslim yang sudah turun menurun. Sehingga terkesan tidak lagi punya kampung. Jadi kegiatan mudik, kami pastikan tidak ada.” ucap Kapolsek Karwa menegaskan.

Namun demikian ujarnya lagi pihaknya tetap melakukan antisipasi dengan membuat Pos Sekat di Pabean Sangsit, untuk mengantisipasi jalur-jalur tikus.

“Dan kebetulan dipabean Sangsit ini, adalah pelabuhan yangmana digunakan untuk bongkar muat barang dan ikan” terangnya.

Baca Juga :
Pengamat: Tutup pasar tradisional bila pedagang tidak mau tes COVID-19

Berdasarkan informasi yang didapat, kapal yang terakhir datang itu tanggal, 7 Mei 2021. Karena kedatangannya itu berdasarkan pesanan. Kalau ada warga pesan ikan dari daerah Sepeken mau dibawa ke Sangsit, barulah mereka datang.

“Anggota kami di Pos Sekat tetap melakukan pemantauan dan pengawasan di pelabuhan PPI Sangsit. Sehingga, apa yang menjadi wacana pemerintah dapat kita amankan dengan baik. Jadi wilayah Sawan terkait dengan lebaran atau mudik, sampai saat ini dalam situasi kondusif. Artinya tidak ada penyeberangan atau jalur-jalur tikus dari warga untuk melakukan penyeberangan ke wilayah lain.” pungkas Kapolsek Karwa. GS-MB