Kapolsek Kediri : Mulai Malam Ini Kami Akan Melakukan Patroli

single-image

ilustrasi joged bumbung hot

Ilustrasi –joged Bumbung

Tabanan (Metrobali.com)-

Pemberitaan joged porno di Desa  Banjar Anyar, Kecamatan Kediri membuat semua pihak kebakaran jenggod.  Jajaran kepolisian mulai  Selasa malam (7/9) ini melakukan patroli ke lokasi pementasan joged. Hal itu diungkapkan Kapolsek Kediri, Kompol Putu Suprama, kemarin.

“Mulai malam ini ( kemarin –red) , kami akan turun melakukan patroli,” jelas Kompol Suprama, kemarin. Terkait, dugaan adanya penari joged yang masih berstatus pelajar, Kompol Suprama akan menindaklanjuti dan menindaklanjutinya. “Terkait  dugaan penari yang  masih berstatus pelajar akan kami selidiki dulu,” tandasnya.

Seperti berita yang dimuat sebelumnya,  pementasan joged yang dibalut judi bola adil tersebut digelar  setiap tengah malam ( dini hari –red) . Ironisnya salah satu penari joged porno dan seronok itu diduga  masih berstatus anak SMA. Meski dibalut judi bola adil, pementasan joged porno itu  tidak pernah tersentuh aparat.

Pelenusuran Koran ini, Minggu (6/9) siang , tidak sulit menemukan lokasi pementasan joged porno tersebut. Lokasinya di Jalan Bay Pass Soekarno di LC Banjar Sanggulan, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri.  Masukhnya bisa dari jalan  yang  berada di timur Harddys Tabanan  menuju ke utara kemudian belok ke timur.

Dari sana sekitar kurang lebih  25 meter akan ditemukan tiga buah   tarub berinding dan beratap terpal warna biru.  Satu tarub ukuran besar berada di sebelah barat , satu berukuran sedang berada di sebelah utara dan satunya lagi disebelah timur. Di tengah-tengah lokasi yang luasnya  sekitar 1,5 are itu terdapat lokasi pementasan  joged, dilengkapi dengan dua lampu listrik ber-voltase  tinggi. Sepintas, lokasi tempat pementasan joget porno tersebut seperti lokasi tajen.

Menurut sumber yang enggan namanya disebutkan, pementasan joged porno tersebut dimulai sekitar pukul 01.00 Wita dini hari. Para penonton mulai  berdatangan sekitar pukul 00.00 Wita, sambil menunggu pementasan joget porno, penonton  yang suka mengadu nasib pasang judi bola adil bisa menyalurkan hobinya.

Baca Juga :
Hari Pertama Masuk Sekolah, Kewajiban Orang Tua Beri Perhatian Pada Anak

Menginjak pukul 01.00 Wita, joged mulai beraksi. Dengan goyangnya yang erotik sang penari berusaha mengubar ke-pornoanya. Tak tanggung-tanggung saat sesi pengibing dimulai, para penonton dengan leluasa memeluk si penari joged sambil beraksi tak seronok.  Malah aksi para penari semakin berani dengan menaikan kainnya kemudian bergoyang erotis.

“Dalam satu malam ada empat penari yang pentas,” jelas sumber yang namanya tidak mau disebutkan.

Yang paling mengejutkan dari sekian penari itu ada yang masih bersatus SMA. “Dulu ada penari joged yang terkenal namun sekarang sudah tidak dipakai lagi dan diganti oleh penari joget yang masih SMA,” tutur sumber lainya.

Setelah ditanya dari SMA mana penari tersebut, sumber enggan menyebutkan yang pasti dari sekolah di  Tabanan. Pengawasan dari pihak penyelenggara joged kepada penonton sedikit ketat. Apabila ada penonton yang mengabadikan aksi tarian porno penari dan pengibing dengan kamera maupun HP akan ditegor, bahkan dilarang. “Ada petugas khusus yang memantau penonton. Kalau ada yang mengambil foto dengan HP apalagi kamera akan dilarang dan disuruh menghapus hasil foto joged tersebut,” terang sumber lainya .

Pementasan joged porno  ini terkesan dibiarkan. Bahkan aparat kepolisian pun tidak bertindak padalah ada dugaan sebelum pementasan joged porno itu digelar, dilangsungkan judi bola adil.

Ketua PHDI Tabanan, I Wayan Tontra yang dihubungi kemarin mengatakan pementasan jogged porno itu sangat tidak baik. “Porno itu penting kalau dilakukan pada tempatnya bukan dimuka umum seperti itu,” jelasnya.  Pementasan  joged porno itu bisa merusak generasi muda dan menjadi tanggung jawab bersama semua pihak untuk peduli dan menghimbau agar generasi muda tidak   terjerumus dengan hal  tersebut.

“Saya juga selaku ketua Majelis Madya Desa Pakraman Tabanan akan berkoorinasi dengan Majelis Alit Desa Pakraman setempat,” tandas  Tontra.

Baca Juga :
Meriahkan GSAP Nawanatya, Ayu Pastika Garap Drama Tari Kolosal "Godaan Dunia"

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Tabanan, Putu Santika mengatakan kalau dugaan penari joged porno adalah seorang pelajar  sangat disayangkannya . “Tugas siswa itu belajar, kalau itu benar berarti itu sudah salah pergaulan,” jelasnya. Pihaknya sudah melakukan upaya antisipasi  terkait pendidikan karakter  kepada masing-masing kepala sekolah dengan harapan diteruskan kepada anak didiknya. “Sekali lagi tugas utama siswa itu belajar,” pungkasnya. EB-MB

Bagikan :

Leave a Comment

Your email address will not be published.

xnxxhd xxx18 hdxxxx xnxx hd