DJOKO HARI UTOMO

Denpasar (Metrobali.com)-

Kapolresta Denpasar, Komisaris Besar Djoko Hari Utomo menampik keras pemberitaan media di Amerika, CBS Chicago yang menyebutkan jika Heather Lois (19), pelaku pembunuh ibunya sendiri mengalami pelecehan seksual selama di tahan di Polresta Denpasar.

CBS Chicago mengutip pernyataan Michael Kein yang diharapkan Lois dan kekasihnya, Schaefer Tommy (21) untuk mendampinginya selama proses penyidikan di Indonesia.

Dalam pemberitaan media tersebut, dikatakan jika Lois menghubungi Michael melalui saluran telepon dan menyebut jika ia mengalami pelecehan seksual selama mendekam di Mapolresta Denpasar.

“Saya tidak mau menanggapi hal itu. Kita lihat saja fakta apa yang terjadi. Pengacaranya dapat informasi dari mana saya juga tidak tahu,” kata Kapolresta, Jumat 22 Agustus 2014.

Menurutnya, tak jelas kekerasan dan pelecehan apa yang dialaminya. Sel di Indonesia, kata dia, tidak kumuh dibanding lokasi lain. “Tempat tahanan kita tidak kumuh dibanding tempat lain. Di tahanan juga dia tidak sendiri, ada tahanan lain,” tuturnya. 

Djoko menegaskan jika apa yang dilakukan Polresta Denpasar sudah esuai prosedur hukum dan memperhatikan aspek-aspek hak asasi manusia. JAK-MB

Baca Juga :
Polda Bali Proses Hukum Buntut Pelaporan Jubir FPI