Keterangan foto: Kapolres Buleleng AKBP I Made Sinar Subawa, S.I.K.,M.H/MB

Buleleng (Metrobali.com) –

Pemberlakuan PPKM Darurat di Pulau Jawa dan Pulau Bali yang dimulai pada Sabtu, 3 Juli 2021 sampai dengan Selasa, 20 Juli 2021 mendatang, Kapolres Buleleng AKBP I Made Sinar Subawa, S.I.K.,M.H dengan sigap menyikapi dan menindaklanjutinya. Dimana dengan menerjunkan Satuan Binmas dan Satuan Lalu Lintas secara massive menyampaikan kepada masyarakat Kabupaten Buleleng.

Kegiatan sosialisasi dan himbauan tersebut, dilaksanakan mulai Jumat, (2/7/2021) Pukul 11.00 Wita di wilayah hukum Buleleng, tepatnya ditempat-tempat kerumunan dan tempat usaha maupun ditempat pariwisata yang ada di sekitar wilayah Kabupaten Buleleng.

“Tujuan dilakukan PPKM Darurat ini, untuk menargetkan penurunan kasus harian kurang 10 ribu perhari dan beberapa kegiatan masyarakat dibatasi dengan ketat, beberapa kegiatan dapat bekerja di kantor atau Work From Office (WFO) dan untuk menerapkan sistem Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah jika memungkinkan.” jelasnya.

Kegiatan Peraturan Untuk Zona MERAH dan Zona ORANGE.

  1. Perkantoran WFH 100 persen, kecuali Sektor Esensial : WFO 50 persen dan WFH 50 persen. Sektor kritikal : WFO 100 persen.
  2. Kebutuhan sehari-hari Batas jam Operasional sampai Pukul 20.00 Wita, kapasitas 50 persen.
  3. Belajar Mengajar Dalam Jaringan (Daring).
  4. Restoran dan Rumah Makan hanya melayani delivery.
  5. Pusat Perbelanjaan/Mall Tutup Sementara
  6. Tempat Ibadah Tutup Sementara
  7. Fasilitas Umum Tutup Sementara
  8. Seni, Budaya & Kemasyarakatan Tutup Sementara
  9. Resepsi Pernikahan Dihadiri Maksimal 30 orang, makanan disediakan dengan wadah tertutup untuk dibawa pulang.
  10. Transportasi Umum Kapasitas maksimal 70 persen
  11. Kontruksi Tetap

Kabag Ops Polres Buleleng Kompol AA. Wiranata Kusuma, S.H.,M.M., menyampaikan kepada seluruh masyarakat Buleleng untuk bersama-sama mentaati anjuran pemerintah didalam pelaksanaan PPKM Darurat ini.

Baca Juga :
Gara-Gara Martabak, Istri Dipukul

“Diberlakukannya PPKM Darurat, untuk menurunkan mewabahnya covid 19 dan mencegah mewabahnya kembali virus corna,” tandasnya. GS