Made Sueca Antara 1
Jembrana (Metrobali.com)-

Berkas dugaan Kasus dugaan korupsi pembelian BBM solar bersubsidi dengan tersangka Made Sueca Antara, Kamis (7/5) depan bakal dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Denpasar.
Hal tersebut disampaikan Kajari Negara, Teguh Subroto didampingi Kasi Pidana Khusus (Pidsus), Putu Sauca Arimbawa Tusan, saat dikonfirmasi, Selasa (5/5).
Menurut Sauca, setelah disibukkan dengan pembuatan memori kasasi atas putusan Pengadilan Tipikor Denpasar yang membebaskan tersangka lain dalam kasus ini, Made Ayu Ardini, kini pihaknya berkonsentrasi mengurus kasus BBM bersubsidi dengan tersangka Made Sueca Antara.
“Semua sudah rampung. Dakwaan yang sempat menjadi penghalang juga sudah rampung. Mudah-mudahan setelah dilimpahkan langsung disidangkan” terang Sauca.
Saat dilimpahkan dari penyidik Polres Jembrana ke Kejari Negara, 8 April 2015 lalu, Kajari Negara meneruskan tahanan kota bagi Sueca Antara seperti yang dilakukan Kapolres Jembrana.
Kajari Negara menetapkan tahanan kota bagi Sueca selama 20 hari, dari tanggal 8 sampai 27 April 2015. Sesuai pasal 25 KUHAP, apabila dalam jangka waktu 20 hari, proses yang dilakukan jaksa belum selesai, bisa diperpanjang oleh ketua pengadilan negeri setempat paling lama 30 hari.
Diberitakan sebelumnya, Made Sueca Antara ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyalahgunaan BBM bersubsidi, sebagai pemilik UD Sumber Maju.
Anggota DPRD Jembrana ini dijafikan tersangka bersama tersangka pertama, Kadis Perindagkop, Made Ayu Ardini.
Dari hasil audit BPKP Provinsi Bali, negara mengalami kerugian sebesar Rp 261,248 juta lebih. MT-MB