Kalbe Farma

Jakarta (Metrobali.com)-

PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) mempersiapkan produk minuman isotoniknya –Hydro Coco– untuk mampu menembus pasar Eropa, Amerika Serikat (AS), dan Jepang.

Deputy Director in Charge Consumer Health Division 2 PT Kalbe Farma Tbk Yusuf Hady di Jakarta, Minggu (14/6), mengatakan produk minuman yang dibuat dari air kelapa alami tersebut baru bisa menembus pasar Vietnam dan Filipina.

Kalbe, menurut dia, juga mulai mempersiapkan produk minuman isotoniknya untuk bisa menembus pasar Eropa, dilanjutkan ke pasar AS dan Jepang. Dan upaya tersebut tidak mudah mengingat persyaratan yang begitu ketat untuk menembus pasar negara-negara tersebut.

Saat ini, Yusuf mengatakan Kalbe mampu memproduksi Hydro Coco hingga mencapai 55 juta per pack tahun, dan kapasitas produksi masih dapat ditingkatkan.

Perusahaan, lanjutnya, menargetkan pertumbuhan penjualan produk minuman isotonik di dalam negeri yang bahan bakunya diambil dari perkebunan kelapa di Pulau Burung, Riau, ini mencapai 40 persen per tahun.

“Dari total penjualan produk isotonik tersebut memang pertumbuhan pasar ekspor masih kecil mencapai lima persen. Maunya terus bisa tumbuh, ke 10 persen dulu, terus naik lagi,” ujar dia.

PT Kalbe Farma Tbk bekerja sama dengan PT Pulau Sambu Gunung (PSG) menghabiskan sejuta butir kelapa per hari untuk memproduksi minuman isotonik berbahan dasar air kelapa.

Menurut Kepala Pemasaran dan Penjualan RTD PT Kalbe Farma Tbk Ronald Unadi dalam kegiatan Coconut Island Expedition di Pulau Burung dan Pulau Sambu, Riau, minuman isotonik yang berbahan baku air kelapa tidak kurang dari satu juta butir kelapa per hari.

Buah kelapa, menurut dia, diambil dari perkebunan kelapa yang letaknya tidak terlalu jauh dari tempat pengolahan, yakni milik PT Riau Sakti United Plantation (RSUP) yang juga masih merupakan perusahaan dari Grup Sambu.

Baca Juga :
Lolos Dari Padangbai, Tertangkap di Gilimanuk

External Communications Senior Manager PT Kalbe Farma Tbk Hari Nugroho mengatakan dari kelapa yang telah dipilih sesuai usia panen yakni 70–90 hari juga akan melalui proses seleksi lagi. Kelapa yang dipilih juga tidak boleh terlalu tua, selain terkait dengan kandungan lemaknya juga terkait standar rasa air kelapa.

Logistic Division Manager and PPIC Manager PT Pulau Sambu Guntung Sofyan mengatakan perusahaannya dapat memproduksi minuman isotonik Hydro Coco produk PT Kalbe Farma Tbk hingga 100 ton per hari.

Saat ini Hydro Coco telah dipasarkan di 43 kota di Indonesia dengan kemasan 250 ml dan 500 ml . Selain itu, produk minuman isotonik ini juga dipasarkan di Filipina dan Vietnam. AN-MB