polsek kuta dan konjen asingKuta (Metrobali.com)-

Menjelang Natal dan perayaan Tahun Baru 2016, Kepolisian Sektor (Polsek) Kuta mengumpulkan perwakilan Konsulat Jenderal (Konjen) negara yang memiliki perwakilan di Indonesia, khususnya di Bali.

Hadir pada kesempatan itu perwakilan dari 31 Konjen asing dan Wakil Kepala Kepolisian Resor Kota (Wakapolresta) Denpasar, Ajun Komisaris Besar Nyoman Artana dan jajaran.

Artana menjelaskan kepada perwakilan konjen, jika pada bulan ini ada tiga perhelatan besar yang akan menyebabkan konsentrasi massa dalam jumlah besar. “Indonesia pada 9 Desember akan menggelar pilkada serentak, lalu ada Natal dan Tahun Baru 2016,” papar Artana di Polsek Kuta, Jumat 4 Desember 2015.

Di Denpasar dan Kuta, ia menjelaskan, terdapat 89 gereja Katolik dan Protestan. Pada perayaan Natal tahun ini Artana memprediksi akan terjadi konsentrasi massa dalam jumlah besar di Bali. Belum lagi ditambah mereka yang hendak menghabiskan libur akhir tahun di Pulau Dewata.

“Tentu saja hal itu berdampak secara jumlah terjadi peningkatan orang datang ke Bali. Ini menjadi kerawanan. Tapi tugas kami membuat nyaman,” ucapnya. “Saya ingin ajak ibu bapak sekalian menciptakan situasi aman di Bali,” ajak Artana. Ia meminta kepada perwakilan konjen menyampaikan kepada warganya masing-masing yang hendak berlibur ke Bali. “Tolong informasikan segala sesuatunya tentang Bali kepada warga Anda yang mau ke sini agar mereka siap begitu tiba di sini,” harap Artana.

Untuk menciptakan kondisi aman di Bali, Artana mengaku telah melakukan beberapa kegiatan. Pertama, koordinasi dengan pihak hotel, kafe, pub dan diskotek untuk meningkatkan keamanan internal. “Mereka harus menyiapkan pengamanan internal mereka. Tamu datang sudah belanja, beli minum dan makan, maka keselamatannya juga harus dijamin,” katanya.

Baca Juga :
Tahap Pemberkasan Bantuan Stimulus Pariwisata Kota Denpasar Diperpanjang

Kedua,, Artana mengaku makin meningkatkan penjagaan-penjagaan di hotel, pub, kafe dan diskotek. “Jangan merasa tidak nyaman bila polisi berdiri di pintu masuk hotel atau diskotek. Itu sebaliknya, kita ingin membuat nyaman warga Anda. Situasi saat ini keamanan sangat penting, nilainya sangat tinggi. Petugas kepolisian akan ikut melakukan pemeriksaan agar situasi aman tercipta,” paparnya.

Selain itu, kepolisian juga akan meningkatkan patroli. “Patroli dalam rangka pilkada, Natal dan tahun baru serta ancaman teror. Ini memang janggal, tapi harap dimaklumi. Kami koordinasi dengan TNI, kami akan patroli bersama-sama. Misinya menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat,” jelas dia.

Terakhir, kata dia, polisi juga akan disiplin dalam penegakan hukum. “Tolong hormati Indonesia. Hukum yang berlaku hukum Indonesia. Tidak berlaku hukum dari negara masing-masing. JAK-MB