Pemantauan ketersediaan stok pangan dan harga barang menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan di Pasar Kuta, Pasar Jimbaran dan UD. Dewata Sembako, Selasa (31/5).

Badung, (Metrobali.com)

Pemerintah Kabupaten Badung melakukan pemantauan ketersediaan stok pangan dan harga barang menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan di Pasar Kuta, Pasar Jimbaran dan UD. Dewata Sembako, Selasa (31/5). Adapun yang dipantau merupakan komoditas utama, antara lain beras, jagung, cabai, bawang merah, daging ruminansia, daging unggas, telur, kedelai, minyak goreng serta kebutuhan pokok lainnya. Kegiatan pemantauan ini bertujuan untuk tercapainya ketersediaan bahan pangan utama dengan harga yang stabil dan tersedianya data panel/informasi harga dan pasokan pangan di tingkat produsen, pedagang grosir dan pedagang eceran secara berkala. Turut turun langsung ke lapangan Kadis Koperasi, UKM dan Perdagangan I Made Widiana, Asisten Perekonomian Pembangunan IB Gede Arjana, Staf ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan I Gusti Ayu Agung Trisna Dewi, Kabag Ekonomi AA. Sagung Rosyawati dan jajaran.

Kadis Koperasi, UKM dan Perdagangan I Made Widiana mengatakan pelaksanaan pemantauan dengan bertujuan untuk memantau harga kebutuhan pokok dan stok kebutuhan pokok yang ada di Badung, khususnya di Pasar Kuta dan Pasar Jimbaran. Terkait dengan harga, setelah kita pantau di Pasar Kuta dan Pasar Jimbaran, keadaan saat ini harga sudah mulai menanjak, terutama barang-barang kebutuhan untuk hari raya yang akan datang. Ketersediaan barang untuk hari raya akan tercukupi, tetapi karena permintaan yang tinggi maka akan meningkat. Untuk harga daging ruminansia, daging unggas relatif stabil hanya perbedaan dua pasar itu terdapat selisih sebanyak 2000 rupiah, sedangkan untuk pendistribusian pangan lancar. Kepada pembeli harus bijak dan jadi pembeli yang cerdas, sehingga bisa mengikuti perkembangan harga saat ini. “Masyarakat tidak  perlu khawatir terhadap ketersediaan dan harga kebutuhan pokok menjelang Galungan dan Kuningan. Astungkara semuanya aman dan tercukupi,” ujarnya. (Sut)

Baca Juga :
120 Pelajar Ikuti Pendidikan Politik  Bagi Pemilih Pemula di Kabupaten Badung