Denpasar (Metrobali.com)-

Gubernur Bali Made Mangku Pastika meminta pihak manajemen hotel di kawasan Nusa Dua, Bali, dan sekitarnya yang menjadi tempat menginap para delegasi peserta KTT APEC pada Oktober 2013 segera meregistrasi karyawannya.

“Saya harap hotel-hotel tersebut segera meregistrasi para karyawannya dan bila perlu diambil juga sidik jarinya sehingga kita bisa lebih tahu bagaimana asal-usul mereka. Saya benar-benar minta keseriusannya untuk menghadapi perhelatan besar ini,” katanya saat memimpin rapat koordinasi pengamanan KTT APEC di Denpasar, Senin (12/8).

Mantan Kapolda Bali itu mewanti-wanti supaya apa yang disampaikan tersebut ditindaklanjuti dan bila perlu Nusa Dua dibuat ketat seperti penjara. Oleh karenanya, sosialisasi agar diperluas supaya tidak terjadi salah persepsi pada masyarakat.

“Bali sebagai tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) ini sesungguhnya tugas yang sangat berat mengingat akan mempertaruhkan nama Indonesia, khususnya Bali di mata dunia internasional. Untuk itu, semua kegiatannya harus dapat berjalan dengan baik dan aman,” ujarnya.

Ia menekankan, penting dilakukan deteksi dini dan peringatan dini menjelang KTT APEC dan kegiatan internasional lainnya yang akan dihelat di Bali beberapa waktu ke depan.

Sementara itu, Ketua Badan Intelijen Nasional (BIN) Daerah Bali Kolonel Inf Budiarjo menyatakan kesiapannya untuk melaksanakan pengamanan tersebut.

Pihaknya juga akan bekerja sama dengan Polda, Kodam, Korem dan Kesbangpol dalam pendataan para karyawan hotel.

“Kita harus selalu memperbaharui data yang ada supaya valid sehingga dalam kondisi apapun kita bisa selalu antisipasi,” ucapnya.

Oleh karena itu, ia meminta kerja sama dari pihak hotel terkait dengan pendataan tersebut.

“Ajang kontes Ratu Sejagat (Miss World) nanti akan dijadikan sebagai ajang uji coba pengamanan sebelum kegiatan-kegiatan lainnya setelah itu, khususnya KTT APEC,” katanya.

Rapat koordinasi ini dihadiri perwakilan dari masing-masing instansi terkait yakni Intel Polda, Intel Kodam, BIN, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali serta perwakilan dari hotel yang akan menjadi lokasi menginap para delegasi peserta KTT APEC. AN-MB