Denpasar (Metrobali.com)-
Piodalan di Pura Agung Lokanatha Denpasar yang  jatuh tepat pada Purnama Kedasa setiap tahunnya selalu memberikan nuansa spiritual bagi umat Hindu yang melaksanakan persembahyangan di Pura Agung Lokanatha Denpasar ini.
Tak terkecuali Walikota Denpasar IGN Jaya Negara bersama Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara dan Kepala OPD dilingkungan Pemkot Denpasar terlihat hadir dan khusyuk mengikuti rentetan Upacara Piodalan Pujawali  di Pura Agung Lokanatha Denpasar, Kamis (17/3) dengan protokol kesehatan yang ketat dan kehadiran pemedek yang terbatas.
Sebelum persembahyangan di mulai, upacara dipersembahkan  Tarian Rejang Dewa oleh anak-anak SDN 17 Dauh Puri, Rejang Renteng, Wayang, Topeng Keras, Topeng Bondres, Topeng Sidakarya serta tetabuhan baleganjur dan kekidung sebagai persembahan piodalan di Pura Agung Lokanatha yang diselenggarakan setiap setahun sekali, dengan makna untuk menghaturkan terima kasih ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa, karena berkat rahmat beliaulah semuanya dapat berjalan dengan lancar dan baik.
Terlepas dari itu pelaksanaan pujawali dilaksanakan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan seperti mencuci tangan, menjaga jarak dan menggunakan masker. Sedangkan pelaksanaan pujawali dilaksanakan hanya sehari, yang dipuput Ida Pedanda Sari Arimbawa Keniten Griya Tegal Sari Denpasar.
Walikota Denpasar IGN Jaya Negara mengatakan bahwa pujawali ini merupakan momentum bagi seluruh masyarakat khususnya umat Hindu  untuk selalu eling dan meningkatkan srada bhakti kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa menjadikan sebuah momentum untuk menjaga keharmonisan antara parahyangan, palemahan, dan pawongan sebagai impelementasi dari Tri Hita Karana.
Sumber : Humas Pemkot Denpasar
Baca Juga :
Tetap Waspada Akan Covid-19, Pemerintah Terus Upayakan Penanganan yang Maksimal