indosat

Jakarta (Metrobali.com)-

Operator telekomunikasi Indosat mendapatkan lisensi penggunaan logo “HD Voice” dari Groupe Speciale Mobile Association (GSMA) sehingga kini pelanggan bisa menikmati fitur suara jernih.

“Kami bangga telah mendapatkan lisensi penggunaan logo ‘HD Voice’ dari GSMA yang juga merupakan bentuk pengakuan dari asosiasi operator selular dunia,” kata President & CEO Indosat Alexander Rusli dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Sabtu (21/2).

Alexander menuturkan, mulai Sabtu ini seluruh pelanggan operator seluler sudah bisa menikmati fitur suara di 23 kota yang jaringannya telah dimodernisasi.

Kota-kota tersebut yaitu Jabodetabek, Bandung, Sukabumi, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Bali, Pekanbaru, Padang, Mataram, Palembang, Manado, Batam, Balikpapan, Makasar, Medan, Lampung, Banjarmasin, Pontianak, Palangkaraya, Sampit, Sintang dan Samarinda.

“Semoga dengan semakin meluasnya area layanan ini, pelanggan akan lebih nyaman saat menggunakan layanan suara kami,” ujarnya.

Logo HD Voice yang didapatkan dari GSMA adalah simbol universal yang mengidentifikasi layanan kualitas suara jernih telah aktif dan perangkat yang mendukung.

Fitur tersebut diklaim memungkinkan pelanggan mendapatkan pengalaman menikmati kualitas layanan suara yang lebih jernih, jelas dan seolah tanpa jarak saat melakukan panggilan.

Fitur itu dihadirkan untuk meningkatkan kualitas suara menjadi lebih jernih, dengan mengaktifkan “Adaptive Multi Rate Wideband” (AMR WB) yang memungkinkan penggunaan frekuensi untuk aplikasi suara dari maksimum 3.400 Hz menjadi hampir dua kali lipat, yaitu 7.000 Hz.

Dengan dukungan perangkat berteknologi canggih, fitur ini mampu meningkatkan kualitas suara yang sangat jernih melalui jalur frekuensi yang lebih tinggi.

Fitur HD Voice dapat dinikmati oleh pelanggan tersebut selama mereka berkomunikasi di jaringan operator itu, serta menggunakan “handset” yang telah mendukung fitur tersebut, baik “handset” dari pembuat panggilan maupun penerima panggilan.

Baca Juga :
Nasdem Dukung Pembangunan Gedung Baru DPR

Hampir sebagian besar ponsel (telepon selular) pintar, yang diluncurkan sejak kuartal III 2012, telah mendukung fitur ini.

Bahkan, terdapat lebih dari 300 “handset” dari berbagai merek di pasar yang telah mendukung penggunaan fitur tersebut. Teknologi suara jernih itu, saat ini telah diterapkan oleh berbagai operator telekomunikasi di lebih dari 60 negara di dunia. AN-MB