Denpasar (Metrobali.com)-

Tidak beda dengan tahun-tahun sebelumnya, tradisi perayaan Tahun Baru IMLEK 2563 kali ini tetap semarak. IMLEK pas libur panjang banyak dimanfaatkan wisatawan domestik (wisdom) untuk merayakan IMLEK sekaligus berwisata ke tempat-tempat yang diinginkan seperti Bali khususnya Denpasar. Lonjakan wisdom inipun berimbas pada meningkatnya jumlah hunian hotel di Bali khususnya Denpasar. Minggu (22/1).

Tahun baru IMLEK 2563 yang jatuh pada hari Senin 23 Januari 2012 dilambangkan dengan tahun Naga. Tahun ini menurut IB Adnyana pinisepuh Konco Dwipayana merupakan tahun yang baik bagi mereka yang ingin membuka berbagai jenis usaha. Dan pada tahun ini pula upaya pengendalian diri bagi setiap orang harus makin ditingkatkan. Mengingat banyak kekuatan yang tidak baik berusaha menggoda manusia untuk berbuat serakah, sewenang-wenang, tidak adil dan sebagainya. Agar terhindar kuncinya adalah kuatkan iman dengan cara bhakti kepadaNya dan tebarkan cinta kasih kepada semua mahluk ciptaanNya, terangnya.

Berbeda dengan Konco lainnya, Konco Dwipayana memiliki dua jenis tempat untuk sembahyang yaitu disebelah utara berdiri Padmasana tempat sembahyang untuk umat Hindu dan di Timur serta Selatan masih diareal konco berdiri patung Buda dan Dewi Kwam Im beserta para pengiringnya. Warna merah amat mendominasi bangunan ini baik dari sisi ornamen, pintu gerbang maupun penyengkernya atau tembok pembatasnya. Konco ini juga masih satu areal dengan pura ratu niang tanah kilap.

Jadi bagi mereka yang berkeinginan pedek tangkil sudah barang tentu dua tempat bisa disasar sekaligus yaitu Pura Tanah Kilap dan Konco Dwipayana. Mengingat IMLEK jatuh pada hari libur panjang, situasi ini banyak dimanfaatkan wisatawan domestik untuk datang berlibur ke Bali. Situasi ini tentu berimbas pada meningkatnya jumlah hunian hotel yang rata-rata mengalami kenaikan sebesar 90 %, seperti dituturkan Dayu Dewi publik relation salah satu hotel di Sanur. (Sdn.Hms.Dps.).

Baca Juga :
Komponen Masyarakat Tabanan Desak Bupati Wujudkan Patung Bung Karno