Keterangan foto: Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 2, Gede Ngurah Ambara Putra dan Made Bagus Kertha Negara (AMERTA) bersama warga Ikatan Keluarga Besar Ofalangga Rote yang berada di Kota Denpasar, Jumat (13/11)/MB

Denpasar (Metrobali.com) –

Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 2, Gede Ngurah Ambara Putra dan Made Bagus Kertha Negara (AMERTA) sebagai Walikota dan Wakil Walikota Denpasar akan menepati janji untuk membantu akses pendidikan dan fasilitas pelayanan kesehatan gratis kepada warga Ikatan Keluarga Besar Ofalangga Rote yang berada di Kota Denpasar, Jumat (13/11).

“Bahkan kedepqn kami coba untuk memikirkan sebuah rumah duka yang sangat dibutuhkan,” kata kedua Paslon walikota Denpasar dengan nomor urut 2 itu.

Pertemuan yang terjalin cukup akrab tersebut merupakan ajang silaturahmi sekaligus menjalin komunikasi yang baik dengan seluruh keluarga besar Ofalangga Rote Bali yang ada di Kota Denpasar.

Ngurah Ambara Putra, Calon Walikota Denpasar dalam pertemuan tersebut menyampaikan apa yang menjadi Visi-Misi dan program kerja jangka pendek dan jangka panjang jika dipercaya menjadi Walikota Denpasar dalam Pilkada 9 Desember mendatang.

Dirinya mengatakan, program unggulannya antara lain memberikan santunan kelahiran Rp 1 juta, santunan kematian Rp 10 juta, insentif kepada pengurus/prajuru Banjar Rp 30 juta per tahun, dana kreatifitas Sekaa Teruna Rp 25 juta per tahun, dana bantuan program PKK Rp 5 juta per tahun, bantuan kepada Dadia Rp 5 juta per tahun dan pendidikan serta kesehatan gratis untuk pekerja non formal (pemuka agama, buruh, nelayan, pedagang, petani).

Ikatan Keluarga Besar Ofalangga Rote Bali menyambut baik pertemuan dalam rangka menjalin tali silaturahmi ini. Pihaknya sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Paslon AMERTA melalui program kerjanya jika terpilih nanti. Pihaknya pun sangat berharap kepada Paslon AMERTA untuk dapat memberikan perhatian kepada Keluarga Besar Ofalangga Rote Bali dan siap untuk memenangkan Paslon Nomor Urut 2 tersebut.

Pada kesempatan itu kedua Paslon diberikan Topi Ti’ilangga yaitu topi adat khas Rote ) dan Selendang asli tenunan dari ibu-ibu rotendao yang kerap di gunakan pada saat pesta perkawinan, atau menyambut para raja-raja. (hd)