Mangupura (Metrobali.com) 

 

Dengan memperkuat tatanan ekonomi dan kewirausahaan yang dimulai dari tingkat desa dan banjar melalui karang taruna dan pemuda-pemudi yang memiliki jiwa entrepreneur dengan berbagai program pelatihan, seperti pelatihan manajemen, pelatihan tata kelola finansial, pelatihan percepatan produksi bahkan tidak menutup kemungkinan merekapun akan kita kawinkan dengan jejaring Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) yang ada diseluruh Indonesia, sehingga produk-produksi. Pihaknya yakin bahwa ekonomi akan tumbuh membesar jika sektor perekonomian desa maju.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua BPC HIPMI Badung, I Made Agus Hermanta pasca dilantik oleh Ketua BPD HIPMI Bali Pande Agus Permana Widura di Balai Budaya Giri Nata Mandala Puspem Badung, Jum’at (25/3/2022).

“Seperti diketahui jumlah kewirausahaan yang ada di negara Malaysia dan Singapura mencapai angka 5-6 persen populasi, sedangkan di Indonesia baru berkisar 3 persen, hal ini menjadi tantangan dan dan tanggung jawab kita menumbuhkan kewirausahaan yang bisa dimulai dari desa,” kata Agus Hermanta.

Menurutnya, jika perekonomian desa bisa tumbuh berkembang, akhirnya kita bisa membangkitkan perekonomian Badung yang terpuruk karena pandemi, “Lets make Badung great again”, katanya bersemangat.

Ketua BPD HIPMI Bali, Pande Agus Permana Widura berpesan agar Ketua BPC HIPMI Badung nantinya dapat menebarkan virus-virus enterpreneur diwilayahnya.

“Di Badung ini ada sekitar populasi 560 ribu jiwa, mudah-mudahan bisa berkembang mencapai target 330 ribu jiwa bisa menjadi pengusaha itu akan sama seperti halnya di Singapura, mudah-mudahan Badung bisa menularkan hal yang sama,” kata Pande Agus Permana Widura.

Hal tersebut diamini oleh anggota Komisi II DPRD Badung, I.G.A. Agung Inda Trimafo Yudha yang terus mendorong tumbuhnya para entrepreneur di tingkat desa, “Tekad Ketua BPC HIPMI Badung yang baru dilantik untuk menumbuhkan para enterpreneur desa dan menjalin sinergi dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) haruslah diapresiasi”.

Baca Juga :
Mengapa gatal sangat terasa pada malam hari?

Bupati Badung Nyoman Giri Prasta dalam sambutannya menyampaikan bahwa sejatinya HIPMI dapat menciptakan peluang-peluang kerja dengan menumbuhkan para startup-startup baru sesuai arahan Presiden Jokowi.

“Karena disparitas antara pencari kerja dan peluang kerja terjadi ketimpangan karena yang terbanyak justru ada di jumlah pencari kerja, dan tugas HIPMI Badung haruslah mengarah terhadap membesarnya peluang-peluang kerja nantinya,” kata Giri Prasta.

Pihaknya sangat fokus untuk mendorong upaya penciptaan lapangan pekerjaan baru pasca pandemi.

“Bahkan Pemkab Badung sudah menyiapkan LKPP E-katalog sejak beberapa tahun silam, silahkan HIPMI Badung memanfaatkan sebagai katalog daerah yang dapat membuka peluang bagi penyedia daerah untuk berpartisipasi dan berperan dalam percepatan pembangunan di daerah,” pungkas Giri. (hd)