Buleleng (Metrobali.com)-

Monumen Bhuwana Kerta merupakan monumen perjuangan yang dibangun untuk memperingati kemerdekaan dan perjuangan rakyat Bali. Bhuwana Kerta memiliki makna dunia yang damai, tentram, dan bebas dari segala penindasan. Pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-75 Monumen Bhwuana Kerta  dan HUT  Ke-66   Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) , Selasa (17/01) Penjabat (PJ) Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana mengajak semua pihak bekerja bersama mewujudkan Buleleng damai dan tentram sesuai dengan semangat pendirian Monumen Bhuwana Kerta.

Hal tersebut terungkap dalam sambutan PJ Bupati Buleleng yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah (Sekda), saat menjadi Inspektur Upacara Peringatan HUT Monumen Bhuwana Kerta dan HUT LVRI Tahun 2023, di Monumen Bhuwana Kerta, Desa Panji, Buleleng.

Lihadnyana menyampaikan, bahwa jasa para pahlawan harus senantiasa dikenang. Perjuangan dan pengorbanan para pahlawan dalam merintis, merebut, menegakkan dan mempertahankan NKRI hendaknya dapat mengunggah semua pihak untuk meningkatkan penghayatan terhadap nilai-nilai luhur yang telah diwariskan oleh para pahlawan.

“Dengan cara mengaktualisasikan dalam sikap dan perilaku kehidupan sehari-hari,” tegasnya.

Melalui peringatan hut bhuana kerta ke – 75 ini, Lihadnyana mengajak semua pihak untuk memberikan penghormatan dan penghargaan yang setinggi – tingginya  atas perjuangan para pahlawan yang telah gugur di medan perang. Komitmen untuk
senantiasa mengisi kemerdekaan.

“Dengan prestasi, kerja keras, serta penuh pengabdian untuk membangun bangsa dan negara, serta bersatu mewujudkan “bhuana kerta”, yaitu dunia yang damai, tentram kerta raharja,” ucap Lihadnyana.

Terkait HUT LVRI Ke-66, Lihadnyana menyampaikan terimakasih kepada veteran Buleleng. Atas semangat dan dukungan yang senantiasa ditunjukan dalam menyukseskan program dan kegiatan Pemkab Buleleng. Seluruh dukungan yang diterima, akan menjadi kekuatan insan pembangunan.

“Untuk terus membangun Buleleng yang kita cintai menjadi lebih baik dan maju sehingga memiliki kualitas kesejahteraan yang mumpuni” ujar Lihadnyana.

Sekda Buleleng Gede Suyasa ditemui usai menjadi inspektur upacara, mengharapkan Momentum HUT Bhuana Kerta dan LVRI ini bisa senantiasa jadi dorongan, motivasi, serta tuntunan, untuk bisa semakin berprestasi. Seluruhnya, menjadi semangat membawa Buleleng  menjadi lebih damai dan sejahtera.

“Jadi siapapun insan daerah kita, harus memiliki komitmen untuk memajukan daerah seperti yang dipesankan oleh pejuang yang mendirikan bhuwana kerta ini,” tegas SUyasa.

Hadir dalam upacara, Ketua LVRI Buleleng Wayan Suwanda menyampaikan harapannya kepada anak-anak muda untuk tidak melupakan monumen-monumen yang telah diadakan oleh para pejuang. Dirinya memandang generasi muda penerus para pejuang, penerus negara untuk melanjutkan apa yang kami perjuangkan.

“Masih banyak kekurangan dari yang bisa kami selesaikan, Mohon generasi muda melanjutkan,” ucapnya.

 

Sumber : Humas Pemkab Buleleng