Jembrana (Metrobali.com)-

Hujan deras disertai angin kencang, Senin (6/2/2023) malam berdampak pada robohnya salah satu Pelinggih Merajan (Sanggah), salah satu warga Desa Manistutu, Kecamatan Melaya.

Dari kejadian tersebut pemilik Ketut Warnata (50), penjaga (Satpam) Bendungan Benel, Banjar Katulampa, Desa Manistutu mengalami kerugian jutaan rupiah.

Dari informasi, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 21.00. Berawal hujan deras disertai angin kencang melanda sebagian wilayah Jembrana.

Di Desa Manistutu, hujan deras disertai angin kencang merobohkan pohon jati di kebun milik Putu Wahyu. Pohon jati yang akarnya sudah lapuk ini tumbang menimpa kabel listrik di pinggir jalan pedesaan

Kejadian tersebut membuat klem atau pegangan kabel pada tiang listrik terlepas sehingga terpental ke arah timur. Diduga saking kerasnya tarikan kabel membuat salah satu Pelinggih Merajan milik Ketut Warnata terjatuh.

Karena malam, kejadian tersebut baru dilaporkan Selasa (7/2/2023). Dan menindaklanjuti laporan tersebut Kapolsek Melaya AKP I Putu Raka Wiratma bersama anggota kemudian mengecek menuju ke lokasi.

“Sudah dilakukan evakuasi. Dari PLN juga datang untuk memperbaiki instalasi kabel listrik yang lepas” ujar Kapolsek Melaya, AKP I Putu Raka Wiratma, Selasa (7/2/2022).

Terkait Pelinggih Merajan yang roboh, pemilik Merajan sudah menyampaikan kepada Perbekel Desa Manistutu. (Komang Tole)