Foto: I Gusti Putu Parwata yang akrap disapa Gus Par.

Karangasem (Metrobali.com)-

Tokoh masyarakat Karangasem I Gusti Putu Parwata yang akrap disapa Gus Par memantapkan langkah maju sebagai Calon Bupati Karangasem untuk Pilkada Karangasem November 2024 ini. Tokoh yang digadang-gadang maju lewat Partai NasDem dan partai koalisi ini sejauh ini meraih popularitas dan elektabilitas tertinggi berdasarkan hasil survei misalnya hasil survei dari Partai Golkar.

Putra dari Bupati Karangasem periode 2016-2021 I Gusti Ayu Mas Sumatri ini optimis bisa maju sebagai Calon Bupati Karangasem dengan mendapatkan rekomendasi dari masing-masing DPP partai koalisi dan mengaku siap dipaketkan dengan siapapun, asalkan paket ini berpotensi besar memenangkan Pilkada Karangasem.

Dukungan yang luas dari Relawan GMT dengan jumlah anggota ratusan ribu di Karangasem semakin mempertebal rasa percaya dirinya dan menguatkan langkahnya untuk menghadirkan perubahan dan perbaikan di “Gumi Lahar” Karangasem.

Saat ditanya kembali tentang kesiapannya maju sebagai Calon Bupati Karangasem, Gus Par mengatakan bahwa dirinya sudah siap maju sebagai Calon Bupati Karangasem. Ia menegaskan bahwa kesiapan tersebut didorong oleh dukungan kuat dari semeton GMT, teman-teman, masyarakat, dan terutama keluarganya. Menurut Gus Par, ia memiliki hampir 100 ribu pendukung dari semeton GMT, sehingga merasa sia-sia jika tidak maju dalam Pilkada Karangasem.

“Kesiapan saya memang sudah matang untuk maju menjadi calon Bupati Karangasem. Karena dorongan dari semeton GMT dan teman-teman, masyarakat juga, termasuk terutama keluarga juga itu sangat besar sekali. Karena kita memiliki militan hampir seratus ribu lebih untuk semeton GMT nya. Oleh karena itu, sia sia rasanya dukungan penuh tersebut jika saya tidak maju,” kata Gus Par ditemui belum lama ini.

Lebih lanjut, Gus Par mengungkapkan bahwa komunikasi dengan partai-partai politik sudah dilakukan, mengingat NasDem hanya memiliki 5 kursi di DPRD Karangasem. Diungkapkannya, dari hasil survei Golkar, Gus Par berada di posisi teratas dari beberapa kandidat yang disurvei.

Selain Gus Par, kandidat yang disurvei oleh internal Golkar Karangasem adalah Nengah Sumardi, Wayan Sukarena, Bayuada Karna, Nengah Suwadi, Jero Selem, dan Jero Musna Antara. Melihat hasil survei yang tertinggi tersebut, Gus Par optimis Golkar akan memberikan rekomendasi kepadanya untuk maju sebagai Calon Bupati Karangasem.

“Ada beberapa yang mundur juga. Diantara nama-nama yang disurvei ini saya berada di urutan pertama. Saya nomor satu di survei Golkar, kedua ada Pak Musna, Ketiga ada Sumardi. Makanya tiang yakin bahwa Golkar akan memberikan rekomendasinya untuk saya sendiri,” ungkap Gus Par.

Untuk di internal NasDem, Gus Par mengatakan belum ada survei. Survei akan dilakukan ketika nantinya sudah terbentuk simulasi pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Karangasem. Sementara untuk tahapan survei kedua di Golkar akan mencari simulasi pasangan yang ideal.

“Misalnya saya dipasangkan dengan Sumardi, termasuk juga Musna, termasuk juga yang lain. Nanti akan dilihat pasangan mana yang meraih hasil survei tertinggi untuk kemudian mendapatkan rekomendasi,” ungkapnya.

Terkait pasangan ideal yang diharapkan untuk nanti maju sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati Karangasem, Gus Par menyatakan bahwa ia akan mengikuti rekomendasi yang diberikan. Ia berharap hanya ada dua pasangan calon bupati dan wakil bupati.

Keputusan tersebut akan diserahkan sepenuhnya kepada DPP partai politik masing-masing. Gus Par mengaku siap menerima posisi yang dianggap layak, baik sebagai calon bupati maupun calon wakil bupati, sesuai dengan keputusan DPP.

“Kalau saya sih tergantung nanti rekomendasi. Mudah-mudahan rekomendasinya cuman ada dua bupati dengan wakil. Itu nanti kita serahkan juga di DPP sendiri. Saya menerima saja bahwa itu layak jadi bupati atau wakil Bupati, tergantung dari DPP,” pungkasnya. (wid)