Jembrana (Metrobali.com)

Grand Final Duta Generasi Berencana (Genre) Kabupten Jembrana tahun 2021 berlangsung di Wantilan Pura Jagat Natha-Jembrana, Selasa(11/5). Sebelumnya seleksi diikuti oleh masing-masing anak sekolah tingkat SMA/SMK se Kabupaten Jembrana yang aktif dalam Pusat Informasi dan Konseling (PIK) Remaja di masing-masing sekolahnya dan minimal aktif 1 tahun, memahami program Genre dengan rentang usia remaja (16-24 Tahun). Pada kegiatan tersebut, Bupati Jembrana I Nengah Tamba dan Wakilnya I Gede Ngurah Patriana Krisna kompak hadir.

Dengan menerapkan Prokes Covid-19 yang ketat, Grand Final Duta Genre yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPPA-PPKB). Dari 3(tiga) besar calon duta putra dan putri, dewan juri akhirnya menetapkan Duta Genre Kabupaten Jembrana tahun 2021 yakni, I Kadek Marssel Bagia dan Ni Komang Alya Reka Cahyani, yang keduanya perwakilan SMA Negeri 2 Negara dengan PIK Remaja ‘Sanatana Dharma’. Keduanya berhak atas hadiah sebesar 3 juta Rupiah.

Dengan dinobatkan duta Genre Kabupaten Jembrana tahun 2021, Bupati Jembrana I Nengah Tamba minta agar lebih bersemangat dan berinovasi memacu para generasi muda lainnya. “Prestasi yang telah diraih ini bukan berakhir sampai disini saja(tingkat kabupaten). Persaingan lebih ketat lagi tentu telah menunggu. Untuk itu kami harapkan generasi muda agar terus memacu semangat dan inovasi-inovasi agar kelak menjadi generasi-generasi bangsa yang unggul.” harapnya.

Kepada peserta lainnya, Bupati I Nengah Tamba berpesan agar jangan berkecil hati dan tetap semangat meraih prestasi. Menurutnya mental juara harus tetap dijaga karena anak-anak muda kabupaten Jembrana banyak yang telah menorehkan prestasi baik di tingkat propinsi bahkan di tingkat nasional.”Saya bangga dan apresiasi kepada anak-anak muda Jembrana ini. Sampai saat ini ternyata banyak yang berpotensi dan berprestasi baik itu prestasi tingkat propinsi Bali bahkan juga di tingkat Nasional. untuk itu yang kalah harus tetap semangat meraih prestasi,” ujarnya.

Baca Juga :
Ekspor Udang Bali Naik 87,95 Persen

Ajang Grand Final Duta Genre, kata Bupati Tamba, selain memacu talenta, ajang ini juga sebagai motivasi dalam pembentukan karakter anak-anak muda,.”pembentukan karakter akan mencerminkan generasi yang potensial dalam membangun bangsa kedepan. Untuk itu kami harapkan kedepan ini semua terintegrasi. Artinya, semua pihak terlibat,”pungkasnya

Pada kesempatan tersebut, Bupati Tamba menyinggung soal pendidikan bagi generasi muda Jembrana. Dalam mengawal prestasi generasi muda Jembrana khususnya di bidang akademik, Bupati Tamba berharap agar pendidikan generasi muda tidak berhenti di 9 tahun awal (wajib belajar). Dirinya ingin menggenjot sektor pendidikan dengan menggiatkan pendidikan tingkat diploma dan sarjana di Kabupaten Jembrana.

Dirinya mengaku akan mencari jalan agar semakin banyak ada universitas di Kabupaten Jembrana, menyusul Poltek Kelautan dan Politeknik Negeri Bali yang melalui Program Diluar Domisili (PDD), telah eksis di Kabupaten Jembrana. “dengan adanya sekolah tinggi disini, maka biaya pendidikan dapat ditekan dan membuka kesempatan seluas-luasnya bagi putra putri Jembrana untuk mengemban pendidikan setinggi-tingginya” pungkas Bupati Tamba.(RED-MB)