Denpasar (Metrobali.com)-

Perjuangan untuk mewujudkan kemajuan dan pemajuan kaum perempuan Indonesia belum berhasil sepenuhnya, apabila kita masih melihat perempuan Indonesia hanya sebagai obyek pembangunan bukan sebagai subyek pembangunan. Oleh karena itu perempuan Indonesia harus dilihat sebagai aset pembangunan yang potensial. Demikian dikatakan Gubernur Bali Made Mangku Pastika dalam sambutannya pada Acara Peringatan Hari Ibu ke-84 Tahun 2012 dan HUT Dharma Wanita Persatuan Provinsi Bali ke-13 di Gedung Kertha Sabha, Jaya Sabha, Denpasar, Sabtu (22/12).

Pastika mengatakan kaum perempuan perlu dilihat sebagai ibu dari anak-anaknya dimana melalui peran utamanya akan dapat membangun karakter, jati diri dan budi pekerti bangsa. “Terlebih bagi perempuan Bali, yang memiliki tugas sosial yang sangat mulia serta relijius,” ujarnya.

Menurutnya sebagai wanita Hindu, berbagai hal berkaitan dengan pelaksanaan upacara keagaaman, menuntut perempuan Hindu memiliki kemampuan untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan. Ia menambahkan dalam menjalankan peran inilah, ibu-ibu perlu kita dukung, sehingga tidak menjadi beban berlebihan, dan dapat diwujudkan keseimbangan implementasi peran individu, peran keluarga, serta peran sosial-kemasyarakatan.

Selain itu Ketua Panitia Peringatan Hari Ibu ke-84 Tahun 2012 yang juga Penasehat Dharma Wanita Persatuan Provinsi Bali Ny. Ayu Pastika mengatakan Peringatan Hari Ibu ke-84 Tahun 2012 dan HUT Dharma Wanita Persatuan Provinsi Bali ke-13 bertujuan untuk meningkatkan kiprah perempuan Indonesia dalam berbagai aspek kehidupan berbangsa dan bernegara serta pembangunan nasional yang berkelanjutan guna tercapainya tujuan pembangunan milenium serta terwujudnya keadilan dan kesetaraan gender antara perempuan dan laki-laki.

Sehubungan dengan itu Panitia Peringatan sudah melakukan berbagai kegiatan seperti Evaluasi Gerakan Sayang Ibu dan Balita, Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera, Penjaringan Tokoh Perempuan se-Bali, mengadakan seminar dan berbagai kegiatan bertemakan perempuan lainnya. Acara Peringatan berlangsung meriah dan dihadiri oleh berbagai elemen perempuan di Bali. Diantaranya istri mantan Gubernur Bali Ida Bagus Oka Ny. Asiawati Oka dan Ketua Persit Kartika Chandra Kirana IX/Udayana Ny Cok Oka Wisnu Bawa Tenaya.

Baca Juga :
Kemendag tidak berikan izin impor beras sintetis

Sebelumnya di Lapangan Puputan Margarana juga diadakan apel peringatan Hari Ibu yang dirangkai jadi satu dengan peringatan Hari nasional lainnya, dengan inspektur upacaranya Gubernur Pastika. GAB-MB