Gub Tinjau Langsung Lokasi LongsorGubernur Terjun Langsung Tinjau Lokasi Longsor

Singaraja (Metrobali.com)-

 Gubernur Made Mangku Pastika mengambil langkah cepat dalam menangani bencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah Bali. Selain mengerahkan SKPD terkait untuk mempercepat tindakan tanggap darurat pada saat kejadian, Gubernur Pastika juga melakukan peninjauan langsung ke lokasi bencana. Dalam peninjauan selama dua hari mulai Jumat (24/1) hingga Sabtu (25/1), orang nomor satu di Bali ini memberi semangat warga yang terkena musibah dan menyerahkan bantuan berupa selimut, beras, perlengkapan MCK, peralatan masak, lauk pauk hingga uang tunai. Lebih dari itu, dia juga langsung menginstruksikan instansi terkait agar melakukan langkah antisipasi guna meminimalisir terjadinya bencana.

Tempat pengungsian warga Banjar Dinas Bingin, Desa Galungan, Kecamatan Sawan menjadi lokasi pertama yang ditinjau Gubernur beserta rombongan. Banjir dan longsor yang menimpa wilayah mereka memaksa 62 warga mengungsi ke Pura Cengked yang tak jauh dari pemukinan. Untuk meringankan beban warga, Gubernur memberi bantuan berupa 60 buah selimut, beras, perlengkapan MCK, peralatan masak  dan lauk pauk serta uang tunai  sebesar Rp. 10 juta. Dia berharap, bantuan tersebut dapat meringankan beban warga selama tinggal di lokasi pengungsian.

Pada hari kedua, Gubernur menyambangi Banjar Uma Sari-Desa Patemon lanjut ke Desa Lokapaksa dan Kalisada. Di Banjar Uma Sari, Gubernur melihat langsung kondisi satu rumah warga yang hanyut tergerus derasnya air Tukad Saba. Selain itu, sebuah rumah lainnya juga dalam kondisi miring dan nyaris rubuh. Melihat kondisi ini, dia langsung mengintruksikan instansi terkait segera membangun senderan yang lebih kuat agar mampu menahan terjangan air. “Ini kan darurat sifatnya, tak perlu menunggu dana APBN, kita saja yang tangani,” imbuhnya. Jika tidak cepat ditangani, dia khawatir rumah-rumah di sebelahnya juga akan mengalami nasib serupa.

Selanjutnya Gubernur juga bertandang ke rumah duka Alm.Kadek Ayu Budi Utami di Banjar Dinas Tengah, Desa Lokapaksa. Remaja yang baru duduk di bangku SMP tersebut meninggal tertimpa tembok bangunan yang tergerus longsor. Kepada keluarga korban, Gubernur menyerahkan santunan sebesar Rp. 10 juta. Keluarga yang ditinggalkan diharapkan tabah dan mengiklaskan kepergian almarhumah.

Hanyutnya hewan peliharaan warga Desa Kalisada, Kecamatan Seririt tak luput dari perhatian Gubernur Pastika. Akibat banjir yang menerjang wilayah tersebut pada Kamis (23/1), enam ekor sapi dan 500 ekor bebek milik warga hanyut terbawa air. Gubernur pun memberi bantuan sebesar Rp. 30 juta untuk mengganti sapi yang mati dan Rp. 5 juta untuk bebek milik warga. Peninjauan diakhiri di Dusun Bakungan, Desa Tajun. Pada jalur yang menghubungkan Kintamani-Singaraja ini telah terjadi longsor yang menelan dua korban jiwa. Di mana, sebuah mobil Toyota Rush terjun bebas ke jurang yang mengakibatkan dua penumpangnya meninggal.

Setelah melakukan peninjauan, Gubernur menyimpulkan bahwa ke depannya perlu adanya langkah-langkah antisipasi untuk meminimalisir terjadinya bencana.  “Dalam proses mitigasi, sedapat mungkin kita bisa menjauhkan penduduk dari tempat rawan khususnya longsor, minimal radiusnya sedikit lebih jauh dari titik rawan. Karena tidak mungkin untuk memindahkan mereka ke tempat lain, mengigat lokasi juga tidak ada,” urainya.

Belajar dari pengalaman, menurutnya Buleleng merupakan wilayah yang paling banyak memiliki titik rawan bencana. Untuk itu, perlu dipikirkan langkah apa yang harus dilakukan pada titik-titik rawan tersebut. Dalam kesempatan itu, dia juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga alam, terutama hutan agar bencana seperti banjir dan tanah longsor bisa dicegah. Lebih dari itu Gubernur menilai, serentetan bencana juga terjadi akibat perubahan cuaca yang sangat estrim beberapa tahun terakhir. “Hal ini hanya bisa dicegah dengan tetap menjaga hutan dengan terus menanam pohon,” pungkasnya.

Wagub Juga Turun

Untuk bisa mendatangi lebih banyak warga yang terkena musibah, Gubernur juga menugaskan  Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta melakukan peninjauan ke lokasi bencana pada Jumat (24/1). Wagub Ketut Sudikerta antara lain meninjau lokasi tanah longsor di Desa Kertha, Payangan, Kabupaten Gianyar dan Pura Taman Beji, Desa Sulangai, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung. DA-MB

Baca Juga :
Presiden Apresiasi Investasi Korea Selatan di Sektor Ekonomi Kreatif Indonesia