Gianyar (Metrobali.com)-

Kemajuan yang pesat dari pelaksanaan program Sistem Pertanian Terintegrasi (SIMANTRI) di Provinsi Bali telah membuat Gubernur Bali Made Mangku Pastika optimis bahwa kesejahteraan masyarakat akan dapat semakin ditingkatkan. Demikian disampaikan Gubernur saat acara Penyerahan Penghargaan dan Hadiah bagi Gapoktan SIMANTRI Berprestasi Tingkat Provinsi Bali Tahun 2012 di areal SIMANTRI 096 Gapoktan Tumang Sejahtera Banjar Blangsinga, Desa Saba, Kec. Blahbatuh Gianyar, Minggu (2/12).

“Saya terobsesi ke depan kita bisa membentuk 1.000 unit lagi dengan rata – rata memiliki 100 orang anggota sehingga minimal 100.000 petani di Bali kesejahteraannya akan semakin meningkat dan segera bisa mewujudkan Bali sebagai salah satu Pulau Organik. Sebab Simantri merupakan langkah awal untuk mewujudkan Bali sebagai Pulau organik,” kata Gubernur Bali Mandara ini dihadapan ribuan warga.

Yang lebih menggembirakan Gubernur adalah Para Bupati/ Walikota se Bali sudah memahami SIMANTRI sebagai progra prioritas yang bertujuan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat, khususnya petani.

Sampai Tahun 2012 telah terbentuk 325 Unit Simantri di seluruh Bali. Evaluasi  dan penghargaan ini dimaksudkan sebagai sarana motivasi bagi Gapoktan Simantri untuk lebih meningkatkan kualitas pengelolaannya yang bermuara pada peningkatan hasil produksi.

Gubernur Mangku Pastika menambahkan, kita sebagai umat Hindu patut merasa bahagia, karena secara tidak sadar menurut peneliti dari Oxford University Inggris, SIMANTRI merupakan bentuk dari “ Vedic Agriculture system “,   karena hasil produksi dan limbahnya tidak ada yang terbuang dan lebih sehat dibandingkan dengan pertanian anorganik.

“Kedepan sistem pertanian ini harus dapat terus kita kembangkan, tingkatkan kualitas dan kreativitas  sumber daya petaninya melalui pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin maju, pengelolaan menejemen yang lebih baik seperti pembuatan website sehinggga terjadi sharing informasi  antar Gapoktan di Bali. Lebih dari itu dapat pula menginformasikan hasil produksi kepada konsumen dalam negeri maupun luar negeri “ ujarnya bangga seraya menambahkan pihaknya yakin dengan kerja keras bersama serta dengan komitmen yang tinggi “ Bali Organik “ akan dapat terwujud.

Baca Juga :
Belajar dari Bencana Gunung Agung, Saatnya Bali Miliki Dermaga Cruise Internasional

Dari hasil evaluasi Tim penilai  SIMANTRI, terpilih  SIMANTRI 096 Gapoktan Tumang Sejahtera Banjar Blangsinga, Desa Saba, Kec. Blahbatuh Gianyar sebagai unit Simantri terbaik. Penilaian ini dilakukan terhadap  9 Simantri tersebar di Kab/Kota se Bali yang telah terseleksi sebelumnya. Gapoktan yang terbentuk tahun 2010 ini telah menghasilkan 13 Anak Sapi, 30 ton pupuk organik tiap tahunnya yang telah digunakan untuk 15 hektar lahan pertanian dikawasan Desa Saba. Gapoktan ini juga telah mengahsilkan 10.000 liter  bio urine dalam setahunnya serta menghasilkan gabah yang lebih tinggi dari harga pasaran, disamping produk lainnya seperti jagung, kolam lele dan bawal. Gapoktan ini juga telah membentuk Koperasi Sepitik Karya Dharma Bhakti dengan Aset sebesar Rp. 495.000.000 lebih. Demikian seperti dituturkan ketua Gapoktan Simantri 096 Made Astawa.

Pada kesempatan itu hadir pula Bupati Gianyar DR. Ir. Tjok. Oka Artha Ardana Sukawati, Anggota DPRD Kab. Gianyar Kusuma Negara, dan Kepala SKPD dilingkungan Pemerintah Provinsi sekaligus mendampingi Gubernur pastika  meninjau Simantri 096  dan melihat hasil-hasil produksinya. GAB-MB