Denpasar (Metrobali.com)-
Gubernur Bali Made Mangku Pastika membuat gebrakan baru di awal tahun 2013. Untuk mengefektifkan program pengentasan kemiskinan, Gubernur mengagendakan kegiatan kunjungan kerja menginap di rumah warga penerima bantuan bedah rumah.  Selain bisa berinteraksi langsung dengan masyarakat, Gubernur juga ingin menyerap berbagai aspirasi terkait pelaksanaan berbagai Program Bali Mandara. Demikian dijelaskan Kepala Biro Humas Setda Provinsi Bali Drs. I Ketut Teneng,SP,M.Si dalam siaran persnya, Jumat (4/1).

Desa Duda Timur, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem menjadi lokasi pertama yang akan disinggahi Gubernur Mangku Pastika dalam kegiatan ini. Gubernur Mangku Pastika yang didampingi Ny.Ayu Pastika dijadwalkan menginap di rumah Made Wartini, penerima bantuan bedah rumah di Banjar Putung, Duda Timur pada Sabtu (5/1) malam.

Ditambahkan Ketut Teneng, Gubernur Mangku Pastika akan melakukan sejumlah kegiatan di lokasi menginap. “Pada malam harinya Gubernur akan melakukan dialog dengan perwakilan masyarakat yang dilanjutkan dengan santap malam bersama sambil menikmati suguhan kesenian bondres,”  imbuhnya. Selanjutnya pada Minggu (6/1), Gubernur juga akan melakukan sejumlah kegiatan yang diawali dengan penanaman pohon dan pelepasan burung ke alam bebas. Dilanjutkan dengan peninjauan layanan pengobatan gratis dan pameran anyaman ata serta batu tabas di Balai Banjar Wates Kangin. Selain itu, Gubernur juga dijadwalkan bertemu dengan perbekel/kades, desa pakraman, kelian subak/subak abian se-Kecamatan Selat.

Melalui kegiatan ini, Gubernur ingin lebih dekat dengan masyarakat dan menyerap berbagai aspirasi yang berkembang. Terlebih lagi, desa yang dikunjungi adalah penerima Program Gerbangsadu yang notabene punya penduduk miskin di atas 35 persen. Dengan pendekatan ini, Gubernur berharap upaya pengentasan kemiskinan bisa secepatnya dituntaskan. Menurut Ketut Teneng, kegiatan ini akan rutin dilaksanakan Gubernur Mangku Pastika. “Dalam setiap kunjungan nanti akan selalu ditandai dengan penanaman pohon dan pelepasan burung,” pungkasnya. GAB-MB

Baca Juga :
Kasus Salah Tunjuk Tanah Sita di Tanjung Benoa