Foto: Gede Ngurah Ambara Putra dan Nengah Yasa Adi Susanto (Ambara-Bro Adi) diproyeksikan sebagai pasangan Calon Walikota dan Calon Wakil Walikot dari Gerindra dan PSI.

Denpasar (Metrobali.com)-

Partai Gerindra dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tampaknya semakin mesra dalam menghadapi Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota (Pilwali) Denpasar November 2024. Dua pasang nama dari kader Gerindra dan PSI muncul diproyeksikan sebagai pasangan Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota yakni Gede Ngurah Ambara Putra dan Nengah Yasa Adi Susanto (Bro Adi).

Ambara merupakan kader Gerindra, pernah maju sebagai Caleg DPR RI pada Pileg 2024 dan sudah pernah berpengalaman maju sebagai Calon Walikota Denpasar pada Pilwali Denpasar 2020 lalu. Kini Ambara menjabat sebagai Anggota DPD RI Perwakilan Bali. Sedangkan Bro Adi merupakan Ketua DPW PSI Provinsi Bali, pernah maju sebagai Caleg DPR RI pada Pileg 2019 dan maju sebagai Caleg DPRD Bali Dapil Denpasar pada Pileg 2024.

Gerindra dan PSI tengah menggodok serius nama pasangan Ambra-Bro Adi. Bahkan dalam waktu dekat akan dilakukan pertemuan antara Gerindra Denpasar dan PSI Denpasar mematangkan langkah untuk menghadapi Pilwali Denpasar untuk mengusung pasangan Ambara-Bro Adi ataukah ada langkah politik lain.

Ketua DPD PSI Kota Denpasar Putu Suma Gita yang akrab disapa Bro Suma menerangkan, PSI Kota Denpasar telah melakukan koordinasi dengan berbagai partai politik, terutama yang tergabung di dalam koalisi KIM, termasuk Gerindra. Ditambahkannya, salah satu kader terbaik PSI, Nengah Yasa Adi Susanto atau yang akrab disapa Bro Adi, telah mencalonkan diri sebagai Bakal Calon Wakil Walikota Denpasar. Langkah ini sekaligus menunjukkan komitmen PSI dalam menghadapi Pilwali Denpasar.

“Jadi proses kemarin dari kader kami sudah ada yang memberanikan diri, mencalonkan sebagai bacalon untuk wakil wali kota, yaitu Bro Adi. Dengan berbekal itu, kami konsistenlah untuk menghadapi Pilwali di Denpasar,” kata Bro Suma saat dihubungi Kamis 18 Juli 2024.

Bro Suma menjelaskan lebih lanjut, komunikasi-komunikasi politik telah dilakukan dengan Gerindra terkait pengajuan pasangan calon tersebut maupun juga partai politik lain yang tergabung dalam Koalisi Indonensia Maju (KIM) Plus.

Hasil Pileg 2024 ini Gerindra memiliki sembilan kursi di parlemen, sementara PSI memiliki tiga kursi, sehingga sudah memenuhi ambang batas untuk mengajukan pasangan calon. Sampai saat ini, calon sementara yang diajukan oleh Gerindra, berdasarkan informasi yang diterima, adalah Ngurah Ambara Putra.

“Komunikasi yang dilakukan kami kepada Gerindra, yaitu terkait dengan, karena kami kan masuk dalam KIM dan Gerindra juga di sini punya sembilan kursi, kami ada tiga, cukup untuk mengajukan pasangan calon. Maka komunikasi sampai saat ini, Gerindra, calon sementara yang diajukan itu yang telah kami terima informasinya adalah Bapak Ngurah Ambara,” terang Bro Suma.

Bro Suma mengungkapkan, dalam waktu dekat, akan diadakan pertemuan khusus antara Gerindra dan PSI. DPP PSI telah menginstruksikan DPW dan DPD untuk mendukung calon yang diajukan oleh Gerindra, terutama di tingkat Denpasar. Oleh karena itu, komunikasi dengan Gerindra sampai saat ini berjalan baik.

“Secara komunikasi, DPP telah mengintruksikan kepada kami, DPW dan DPD, untuk saat ini mendukung calon yang diajukan oleh Gerindra, khususnya juga di tingkatan Denpasar. Maka oleh sebab itu komunikasi kita sampai dengan ini baik dengan Gerindra,” katanya.

Di sisi lain, Bro Suma mengatakan bahwa komunikasi telah dibuka dengan partai lain, khususnya yang tergabung dalam KIM. Namun, partai-partai tersebut masih dalam proses internal. “Secara langsung belum dapat kami sampaikan pertimbangan partai-partai koalisi KIM seperti apa yang dipertimbangkan dalam internal mereka,” terangnya.

Bro Suma sekali lagi menekankan bahwa kesepakatan belum tercapai antara Gerindra dan PSI terkait calon yang akan diusung pada Pilwali Denpasar tahun ini. Namun saat ini, pasangan Ambara-Bro Adi muncul sebagai calon potensial. (wid)