Mangupura (Metrobali.com)-

Serangkain telah selesainya perbaikan beberapa pelinggih pura, di Pura Desa Lan Puseh Desa Adat Tumbak Bayuh, Kecamatan Mengwi, Rabu (26/10) kemarin. dilaksanakan Karya Ngenteg Linggih Wrespati Kalpa yang dipuput oleh Ida Pedanda dari Griya Sogsogan Cemagi dan Ida Rsi dari Griya Mas Tumbak bayuh. Hadir pada kesempatan ini Bupati Badung A.A Gde Agung, SH, Wakil Ketua DPRD Badung I Made Sunartha beserta anggota I Gst. Ngurah Wiadnyana, Ketua Harian PHDI Badung Nyoman Sukada, Camat Mengwi I.B. Oka Dirga serta para krama masyarakat Desa Tumbak Bayuh.

Pada kesempatan ini Bupati Gde Agung bersama Wakil Ketua DPRD Badung melaksanakan mendem pedagingan pada pelinggih-pelinggih yang baru selesai diperbaiki, kemudian dilanjutkan dengan persembahyangan bersama memohon kelancaran dalam melaksanakan yadnya ini. Pada kesempatan ini pula sebagai bentuk motivasi dan perhatian dari Pemerintah Kabupaten Badung, Bupati Gde Agung mepunia sebesar Rp. 20 juta, dari DPRD Badung menyerahkan punia sebesar Rp. 7,5 juta dan dari persatuan Klian Adat se-Mengwi menyerahkan punia sebesar Rp. 2 juta.

Ketua Panitia I Made Jamin Yasa melaporkan, pelaksanakan pembangunan Pura Desa Lan Puseh ini dimulai sejak tahun 2007 terdiri dari pembangunan Pelinggih Basuki, Rehab Gedong Pura, Kori Agung, Meru, Bale Paselang dengan perkiraan biaya pembangunan sebesar Rp. 850 juta berasal dari punia krama dan bantuan LPD dan pemerintah Kabupaten Badung. Adapun pengempon Pura Desa Lan Puseh ini diempon oleh 666 kk dari 7 banjar adat, terkait dengan rangkaian karya pada, (27/10) dilaksanakan Melasti ke Pantai Batu Bolong, dilanjutkan (30/10) dengan puncak karya dan (2/11) karya Nyenuk, Meajar-ajar (3/11) selanjutnya nyineb pada (6/11).

Baca Juga :
Sekjen APDW : Penyakit Pencernaan Meningkat di Dunia