Foto: Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Daerah Pemilihan Bali, I Gusti Agung Rai Wirajaya saat reses di Badung Selasa (28/12/2021) sekaligus menyerahkan bantuan beras dari Mbak Puan Maharani.

Badung (Metrobali.com)-

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Daerah Pemilihan Bali, I Gusti Agung Rai Wirajaya benar-benar wakil rakyat yang patut diacungi jempol karena konsistesinya gaspol berjuang kerja untuk rakyat, bukan hanya turun saat pemilu saja.

Kali ini Rai Wirajaya melanjutkan rangkaian roadshow reses menemui masyarakat di Badung untuk menyerap aspirasi sekaligus memberikan bantuan beras dari Mbak Puan Maharani, cucunya Bung Karno juga putri dari Megawati Soekarno Putri, Ketua Umum PDI Perjuangan.

Setelah reses di Badung Utara, Anggota Komisi XI DPR RI yang akrab diasapa ARW ini kembali turun menemui masyarakat di Badung Selatan, Selasa (28/12/2021). Di Badung Selatan yang dikenal kawasan pariwisata, Agung Rai Wirajaya bertatapmuka dengan masyarakat di sejumlah banjar Kecamatan Kuta dan Kuta Selatan.

Seperti reses sebelumnya, kegiatan reses ARW, sapaan politisi asal Desa Peguyangan Denpasar ini, berkaitan dengan penyerahan bantuan beras Mbak Puan Maharani, cucunya Bung Karno juga putri dari Megawati Soekarno Putri, Ketua Umum PDI Perjuangan.

Selain itu, ARW menambahkan Puan Maharani yang juga sebagai pembina dan sekaligus Ketua DPR RI mengajak masyarakat untuk taat protokol kesehatan dengan tetap memakai masker, menjaga jarak dan selalu mencuci tangan untuk mengantisipasi penyebaran covid-19, apalagi kini ada ancaman varian baru Omicron.

Mengawali reses kali ini, Anggota DPR RI empat periode ini menemui masyarakat di Banjar Tuban Griya Desa Tuban. Di tempat ini ARW bersama istri serta didampingi I Bagus Alit Sucipta, Anggota DPRD Provinsi Bali Dapil Badung serta Yunita Oktarini, Anggota DPRD Kabupaten Badung Dapil Kuta Selatan dan dihadiri tokoh adat dan dinas banjar setempat.

Baca Juga :
AHY Tegaskan Demokrat Akan Terus Melawan Kebohongan dan Tuduhan Keji KSP Moeldoko

Selain menyerap aspirasi masyarakat, di akhir acara diserahkan bantuan beras 5 kg sebanyak 272 zak, yang mana 100 zak merupakan bantuan dari Puan Maharani dan sisanya dibantu secara gotong-royong dari ARW, Bagus Sucipta dan Yunita Oktarini.

“Mbak Puan menyampaikan, sebagai partai wong cilik kita harus siap bergotong-royong untuk membantu masyarakat, salah satu bentuknya adalah Mbak Puan menyerahkan bantuan beras sebagai tali kasih sebanyak 100 zak beras 5 kg,” terang politisi senior PDI Perjuangan asal Peguyangan Denpasar ini.

Selanjutnya, di Banjar Cenggiling, Kelurahan Jimbaran, Kuta Selatan, ARW beserta istri, I Bagus Alit Sucipta dan Yunita Oktarini didampingi I Wayan Sugita Putra, Anggota DPRD Badung, tokoh adat dan dinas banjar setempat. Banjar Cenggiling merupakan batas barat Kecamatan Kuta Selatan serta secara adat masyarakat Banjar Cengkiling ada di beberapa desa adat yaitu Jimbaran, Kutuh dan Ungasan. Diakhir acara diserahkan bantuan 100 zak beras 5 kg dari Puan Maharani.

Lokasi ketiga yaitu Banjar Tegalkuta, Desa Adat Kuta. Untuk kegiatan reses di Banjar Tegalkuta, dikemas dalam bentuk bakti sosial yang dikolaborasikan antara ARW, I Bagus Alit Sucipta dan I Nyoman Graha Wicaksana, Anggota DPRD Badung Dapil Kuta. Masyarakat berharap ada bantuan hibah atau bansos karena balai banjar masih ada yang perlu direnovasi dan juga minta bantuan peralatan komunikasi.Mengakhiri reses, diserahkan bantuan sembako berupa beras dan kebutuhan pokok lainnya seperti telur, mie dan lainnya sebanyak 175 paket.

“Pada intinya anggota turun ke masyarakat merupakan program partai untuk selalu bersama-sama masyarakat membangun bangsa. Apalagi saat ini Kuta sangat terdampak akibat pandemi covid-19 yang mengandalkan sektor pariwisata,” ucap ARW seraya akan membantu penyediaan kursi sebanyak 50 buah pada Maret 2022.

Baca Juga :
DKP Badung Gelar Pelatihan Pengolahan Sampah

Berikutnya di Banjar Teba Sari Desa Adat Kuta yang berjumlah 400 orang dengan 178 KK, prajuru banjar menyampaikan keberadaan balai banjar yang perlu ada renovasi. Pasalnya, lantaran pandemi covid bantuan proposal dari Pemkab Badung belum cair. Aspirasi yang disampaikan oleh krama banjar lebih banyak terkait dampak pandemi covid, karena warga lebih banyak berprofesi sebagai pedagang di pantai sehingga betul-betul terdampak akibat tidak dibukanya pariwisata. Diakhir acara diserahkan sembako sebanyak 100 paket.

Sasaran kelima yaitu di Banjar Abianbase Desa Adat Kuta. Di sini, ARW didampingi I Bagus Alit Sucipta dan I Gusti Anom Gumanti, DPRD Badung serta kelian suka duka dan krama adat banjar setempat. Diakhir acara diserahkan bantuan beras 5 kg Mbak Puan Maharani sebanyak 100 zak dan ARW sebanyak 60 zak menjadi total 160 paket.

Keenam, menyasar masyarakat di Banjar Temacun Desa Adat Kuta. Di sini ARW menyerahkan bantuan beras Mbak Puan sebanyak 100 zak.

Selanjutnya di Banjar Pemamoran Desa Adat Kuta, selain menyerap aspirasi juga dilakukan penyerahan bantuan beras Mbak Puan Maharani. (dan)