Jembrana (Metrobali.com)-

Seorang pekerja Wayan Sujana (66) asal Kelurahan Dauhwaru, Kecamatan Jembrana meninggal dunia tertimbun tanah saat menggali (membongkar) sumur, Sabtu (29/5) siang.

Kecelakaan kerja ini terjadi di halaman belakang rumah I Gusti Ketut Sujendra (74) di Banjar Saba, Desa Air Kuning, Kecamatan Jembrana.

Dari informasi korban bekerja membongkar sumur sejak Jumat (28/5/2021) kemarin bersama pekerja lainnya. Karena turun hujan kemudian dilanjutkan Sabtu (29/5/2021) hari ini.

Pekerjaan dimulai dengan menyedot air menggunakan mesin pompa air. Pasalnya sumur terisi air hujan. Selesai menyedot air, selanjutnya korban bersama pekerja lainnya bergantian melakukan pembongkaran sumur.

Menginjak pukul 12.00, korban bersama pekerja lainnya beristirahat dan pekerjaan dilanjutkan kembali pada pukul 13.00, dimana korban berada dibawah dan dua pekerja lainnya membantu dari atas untuk menaikan batu bata dinding sumur dan tanah sumur.

Memasuki pukul 13.30 korban bermaksud naik keatas untuk selanjutnya diganti oleh pekerja lainnya. Namun entah bagaimana tiba-tiba tanah dinding sumur ambrol dan menimbun korban.

Mengetahui kejadian itu, dua pekerja lainnya berteriak dan meminta tolong kepada pemilik rumah. Korban baru bisa dievakuasi dari dalam sumur setelah petugas SAR Jembrana dan Brimob tiba di lokasi.

Dari hasil pemeriksaan dr AA Gede Putra Wiadnyana dari tim medis Puskesmas 2 Jembrana dan tim identifikasi Polres Jembrana, korban diperkirakan meninggal dunia karena hipoksia atau kekurangan oksigen.

Akan kejadian tersebut, pihak keluarga korban telah mengihklaskan kematian korban dan meminta untuk tidak dilakukan autopsi.

Kapolsek Kota Jembrana Iptu Putu Budi Santika seizin Kapolres Jembrana, dikonfirmasi Sabtu (29/5/2021) membenarkan kejadian tersebut. (Komang Tole)

Baca Juga :
Dewa Susila Bangga Bali United Go Public, Momentum Majukan Sepak Bola dan Sport Tourism di Bali