Foto: Forum Fair Trade Indonesia (FFTI) menggelar webinar: Climate Justice Now!

Jakarta (Metrobali)-

Rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Perdagangan Berkeadilan Sedunia atau World Fair Trade Day yang pada tahun ini mengambil tema besar “Climate Justice.Let’s do it fair” dilakukan pula di Indonesia oleh para anggota WFTO Global yang sebagian besar tergabung dalam Forum Fair Trade Indonesia (FFTI).

Sekretaris Jenderal FFTI, Netty Febriana mengatakan, di sadari atau tidak , perubahan iklim telah pula mempengaruhi sektor ekonomi dan perdagangan baik secara langsung atau tidak. Hal ini dikarenakan dampak perubahan iklim terjadi hampir di semua sektor yang terkait dengan ekonomi dan perdagangan.

Kerusakan hutan, emisi karbon, cuaca yang tidak lagi menentu , memberi dampak pada tingkat produktifitas petani, nelayan, pengrajin dan industri baik industri manufaktur maupun lainnya. Strategi mengurangi dampak perubahan iklim harus menjadi perhatian serius bagi semua pihak dan itu harus dilakukan dengan melibatkan masyarakat dan kelompok masyarakat secara penuh.

Para penggiat Fair Trade, penggiat produk organik pengusaha kecil dan menengah, koperasi serta berbagai gerakan sosial ekonomi yang ada di dunia termasuk di Indonesia, bersatu padu menyerukan gerakan sosial dan keadilan iklim melalui rangkaian kegiatan Word Fair Trade Day 2022.

Selain anggota, lanjut Netty, FFTI juga bekerjasama dengan beberapa pihak dalam
mendukung rangkaian kegiatan WFTD 2022 baik mendukung tehnis kegiatan maupun
sebagai narasumber.

Pihak-pihak tersebut seperti Kementerian Perdagangan sebagai pendukung utama sekaligus pembicara utama dan beberapa narasumber lain baik dari Fakultas Hukum Universitas GajahMada, WFTO Global, HIMKI, Yayasan Bina Swadaya, GRI, Fashion Revolution Indonesia dan Asia Rainforest Alliance.

Puncak rangkaian kegiatan WFTD yang setiap tahun diperingati pada hari Sabtu minggu kedua setiap bulan Mei, untuk tahun 2022 ini , jatuh pada tanggal 14 Mei , akan ditutup dengan kegiatan webinar: Climate Justice Now ! dengan pembicara Direktur Kerjasama Pengembangan Ekspor Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, Fakultas Hukum UGM, WFTO Global dan Ketua HIMKI yang di moderator langsung oleh Ketua FFTI. (rls)

Baca Juga :
Presiden minta rakyat juga ditanya revisi UU KPK