Surabaya, (Metrobali.com)

Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Budi Setiyadi melakukan peninjauan dukungan PON XX dan PEPARNAS XVI PAPUA berupa kesiapan kapal yang akan mengangkut bus bantuan di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya pada Rabu (11/8). Rencananya Ditjen Hubdat akan memberikan dukungan salah satunya berupa bus dan pengemudi sebanyak 428 bus dan 472 awak bus. 428 unit bus tersebut terdiri dari 217 unit bus micro 19 seat merupakan pengadaan dan 211 unit bus medium 26 seat yang akan disewa.

“Untuk skema pemberangkatan bus akan kita kirim masing-masing dari Tanjung Priok menuju Kota dan Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika, dan Kabupaten Merauke dengan menggunakan KM. Dharma Kencana VII dan KM. Dharma Rucitra VII,” jelas Dirjen Budi.

Seluruh bus tersebut ditargetkan tiba di masing-masing lokasi paling lambat 1 September 2021. Pola operasi bus saat pelaksanaan PON XX yaitu bus akan melekat kepada atlet dan ofisial dengan sistem shuttle.

“Selain itu untuk memberdayakan masyarakat lokal, maka rekrutmen 261 pengemudi bus pengadaan berasal dari penduduk Provinsi Papua. Pengemudi yang direkrut akan diberikan pelatihan keterampilan mengemudi dan hospitality dalam pelayanan. Sementara pengemudi bus sewa berasal dari perusahaan bus yang disewa,” ujar Dirjen Budi.

Sementara untuk dukungan PEPARNAS XVI, Ditjen Hubdat akan menyiapkan sebanyak 120 unit bus mikro pengadaan (eks bus PON XX). “Namun sesuai saran dari Pemerintah Provinsi Papua kita akan melakukan modifikasi interior bagi 60 unit bus dengan membuat ramp on/off sesuai standar kemiringan bagi atlet pengguna kursi roda, sementara 60 unit lainnya tanpa modifikasi,” kata Dirjen Budi.

Dalam kegiatan peninjauan ini Dirjen Budi didampingi oleh Direktur Transportasi Sungai, Danau, dan Penyeberangan (TSDP), Cucu Mulyana, dan Kepala BPTD Wilayah XI Provinsi Jawa Timur, Tonny Agus Setiono. (HS/PTR/EI)

Baca Juga :
Ancam Demo Blokade Jalan di Medsos, Netizen Dipanggil Polisi

Sumber :  Bagian Hukum dan Humas Ditjen Perhubungan Darat

Editor : Sutiawan