Dua Kabupaten/Kota Kunjungi MPP Sewaka Dharma Kota Denpasar

Metro Bali
single-image

Ket foto : Plt. Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara bersama Plt. Bupati Ogan Komering Hilir, H. Mohamad Rivai saat meninjau MPP Sewaka Dharma Kota Denpasar dan Damamaya Cyber Monitor di Graha Sewaka Dharma, Lumintang, Denpasar. Kamis (22/3). (Humas Denpasar/Metro Bali)

Denpasar (Metrobali.com)-

Keberhasilan Kota Denpasar menerapkan berbagai layanan dalam Mal Pelayanan Publik (MPP) Sewaka Dharma Kota Denpasar mendapat perhatian berbagai daerah. Tak hanya di lingkup Provinsi Bali, daerah di luar Bali pun turut mengunjungi MPP Sewaka Dharma Kota Denpasar. Seperti halnya Kabupaten Ogan Komering Ilir, Provinsi Sumatera Selatan dan Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara. Rombongan yang dipimpin Plt. Bupati Ogan Komering Ilir, H. Mohamad Rivai dan Sekda Kota Tomohon, Harold Lolowang diterima Plt. Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara  di Gedung Graha Sewaka Dharma, Kamis (22/3).

Dalam kesempatan tersebut, kedua pimpinan Kabupaten/Kota ini sempat berbincang hangat dengan Plt. Walikota Denpasar IGN Jaya Negara. Berbagai bidang turut menjadi topik diskusi, mulai dari Pariwisata, Pertanian, Kesehatan, hingga Pelayanan Publik yang menjadi parameter kepuasan masyarakat.

Plt. Bupati Ogan Komering Ilir, H. Mohamad Rivai mengatakan bahwa kedatangan pihaknya bersama pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir adalah untuk meninjau bagaimana pelaksanaan MPP di Kota Denpasar. Dimana, Kota Denpasar sebagai Kota yang memiliki MPP ke-4 di Indonesia menjadi salah satu percontohan dalam penerapan MPP di seluruh Indonesia. “Kami datang ke Denpasar untuk melihat dan mempelajari bagaimana kiat-kiat Pemerintah Kota Denpasar dalam menerapkan MPP dengan berbagai layanan dalam satu atap,” jelasnya.

Hal senada turut disampaikan Sekda Kota Tomohon, Harold Lolowang, pihaknya mengaku sangaja mengunjungi Kota Denpasar sesuai dengan arahan dari Kemenpan-RB dalam hal penerapan MPP di seluruh Indonesia. Pihaknya mengaku secara teknis Kota Tomohon hingga kini telah berupaya maksimal dalam mewujudkan MPP guna memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga :
Kasus Positif Covid-19 Bertambah 21 Orang, Pelaku Perjalanan Dalam Daerah Mendominasi

 “Kami sudah merancang MPP dan direncanakan 25 April mendatang akan diresmikan, namun sebelum itu Kemenpan-RB meminta kita (Pemkot Tomohon) untuk melaksanakan kunjungan dan peninjauan terhadap MPP lain yang sudah diresmikan lebih dahulu guna memaksimalkan penerapan nanti saat launching,” paparnya.

Sementara, Plt. Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara mengaku sangat bangga Kota Denpasar menjadi salah satu kota percontohan MPP di Indonesia. Dalam kesempatan tersebut pihaknya turut memaparkan apa yang menjadi trobosan Kota Denpasar dalam pelayanan publik. Seperti halnya Damamaya sabagai pusat monitor dan data, layanan Kesehatan Damakesmas yang terintegrasi dengan Damapancana, serta berbagai kemudahan layanan dalam satu atap yang dalam MPP Sewaka Dharma Kota Denpasar.

“Kini masyarakat Kota Denpasar dapat melakukan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan pelayanan publik hanya dalam satu atap, bahkan ada beberapa seperti keluhan-keluhan dapat dilaporkan secara online dan langsung mendapat tindaklanjut dari instansi terkait, berbagai inovasi ini tak lain adalah untuk meningkatkan kesejahteraan dan kebahagiaan masyarakat Denpasar,” pungkasnya.

Pewarta : Agus/HumasDps

Editor : Whraspati Radha

Bagikan :

Leave a Comment

Your email address will not be published.

xnxxhd xxx18 hdxxxx xnxx hd