Foto: Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Gianyar Tjokorda Gde Asmara Putra Sukawati (nomor dua dari kiri depan) dan jajaran saat prosesi prosesi Melukat dan sembahyang bersama di Pura Tirta Empul Tampaksiring, Rabu (17/3/2021).

Gianyar (Metrobali.com)-

DPC Partai Demokrat Gianyar berserta jajaran serta Ketua DPAC melaksanakan acara prosesi Melukat dan sembahyang bersama di Pura Tirta Empul Tampaksiring, Rabu (17/3/2021).

Prosesi Melukat dan sembahyang bersama ini tentunya tetap mengedepankan protokol kesehatan 3 M (mencuci tangan, menjaga jarak, memakai masker)  guna mencegah penularan Covid-19.

Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Gianyar Tjokorda Gde Asmara Putra Sukawati yang akrab disapa Cok Asmara mengungkapkan tujuan dari pelaksanaan prosesi melukat ini sebagai rangkaian perayaan Nyepi dalam rangka  penyucian diri.

Dimana sejatinya Melukat merupakan bagian dari pelaksanaan  Yadnya, yang memiliki tujuan untuk membersihkan dan menyucikan pribadi secara lahir dan batin.

Yang dibersihkan ialah hal negatif dan malapetaka yang diperoleh dari dosa-dosa baik berasal dari sisa perbuatan terdahulu atau Sancita Karmaphala maupun dari perbuatan hidup saat ini.

“Melalui prosesi ini kita bersama-sama hendaknya instropeksi diri sehingga menumbuhkan pribadi-pribadi religius dan selalu berpikir positif dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” terang Cok Asmara.

 

“Lebih lanjut hal ini harapakan kami menumbuhkan vibrasi positif bagi kita semua dalam ngemargiang dharma agama dan dharma Negara,” imbuh Wakil Ketua DPRD Bali ini.

Adapun pemilihan tempat Pura Tirta Empul mengingat  pura ini merupakan tempat persembahyangan bagi umat Hindu yang sudah dikenal sejak dahulu yang di dalamnya terdapat beberapa mata air suci yang dipercaya sebagai air yang dapat mensucikan diri

“Melalui pemlukatan penyucian diri ini juga mengandung makna spirit kemenangan Dharma melawan Adharma,” terang Cok Asmara.

Karenanya diharapkan kader-kader Demokrat di Gianyar diberkati dengan pikiran jernih dan kekuatan dalam menghadapi upaya pihak-pihak yang ingin merongrong martabat Partai Demokrat dan merampok kepemimpinan partai di siang bolong dari Ketua Umum Partai Demokrat yang sah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

“Oleh sebab itu harapan kami dengan diperciki air kesucian Dharma akan menuntun dan memperteguh gerak langkah Partai Demokrat disaat menghadapi dinamika dan rongrongan pihak-pihak lain yang tidak bertanggungjawab,” papar Cok Asmara.

“Kami sangat yakin bahwa partai kita ini akan selalu jaya  dan semoga Tuhan Hyang Widhi melindungi kita,” pungkas Cok Asmara. (wid)