New York, (Metrobali.com) –

Kurs dolar AS menguat terhadap mata uang utama lainnya pada Jumat (Sabtu pagi WIB) dan naik terhadap euro ke tingkat tertinggi dalam hampir lima tahun, setelah presiden ECB mengisyaratkan akan meningkatkan langkah-langkah stimulus.

Euro terdepresiasi karena berita bahwa Presiden ECB (Bank Sentral Eropa) Mario Draghi mengatakan dalam sebuah wawancara pada Jumat bahwa “kami berada dalam persiapan teknis untuk mengubah ukuran, kecepatan dan komposisi tindakan kami pada awal 2015,” menyatakan bahwa bank sentral siap meluncurkan stimulus moneter lebih besar untuk perekonomian yang melemah.

Kurs euro/dolar turun 0,83 persen selama sesi dan menyentuh 1,2002, tingkat terendah sejak Juni 2010. Indeks dolar, yang melacak greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,89 persen menjadi 91,076 pada akhir perdagangan.

Di sisi ekonomi, Indeks Pembelian Manajer (PMI) AS turun 3,2 poin dari angka November menjadi 55,5 pada Desember, pertumbuhan bulanan paling lambat dalam enam bulan, Institute for Supply Management melaporkan pada Jumat.

Laporan dari perusahaan data keuangan Markit pada Jumat juga menunjukkan bahwa pertumbuhan produksi manufaktur AS melambat lagi pada Desember. PMI manufaktur AS akhir disesuaikan secara musiman dari Markit turun dari 54,8 pada November menjadi 53,9 pada Desember, menunjukkan peningkatan paling lemah dalam kondisi bisnis sektor manufaktur secara keseluruhan sejak Januari.

Selain itu, belanja konstruksi AS turun 0,3 persen pada November setelah berbalik naik 1,2 persen pada Oktober karena pesanan dan produksi yang lemah, jauh dari harapan pasar naik 0,5 persen, kata Departemen Perdagangan pada Jumat.

Pada akhir perdagangan di New York, euro bergerak turun ke 1,2006 dolar dari 1,2099 dolar di sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,5334 dolar dari 1,5579 dolar. Dolar Australia turun ke 0,8114 dolar dari 0,8168 dolar.

Baca Juga :
Pejabat Logistik Jajaran Kodam Jaya Bertekad Capai Opini Wajar Tanpa Pengeculian

Dolar AS dibeli 120,34 yen Jepang, lebih tinggi dari 119,70 yen dari sesi sebelumnya. Greenback naik ke 1,0011 franc Swiss dari 0,9943 franc Swiss, dan bergerak naik ke 1,1750 dolar Kanada dari 1,1618 dolar Kanada.

(Ant) –