Foto: Wakil Ketua DPRD Bali Dr. Nyoman Sugawa Korry yang juga Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali (nomor 2 dari kiri) saat diundang pada acara memperingati HUT ke-11 PT Jamkrida Bali Mandara.

Denpasar (Metrobali.com)-

PT Jamkrida Bali Mandara mengundang Wakil Ketua DPRD Bali Dr. Nyoman Sugawa Korry sebagai pemateri flash back berdiri dan berkembangnya PT Jamkrida Bali Mandara dalam rangka memperingati HUT ke-11 PT Jamkrida Bali Mandara.

Untuk diketahui Sugawa Korry merupakan penggagas pendirian perusahaan daerah PT Jamkrida Bali Mandara yang bergerak di bidang penjaminan kredit untuk UMKM di Bali. Karenanya direksi PT Jamkrida Bali Mandara pada Senin (13/6/2022) mengundang Sugawa Korry untuk berbagi pandangannya dan memberikan masukan briliannya untuk kemajuan PT Jamkrida Bali Mandara ke depannya.

Sugawa Korry mengaku terkesan bisa hadir untuk pertama kalinya di kantor pusat PT Jamkrida Bali Mandara di Jalan Surapati Nomor 8 Denpasar. “Saya betul-betul merasa bangga dan berbahagia melihat perkembangan perusahaan penjaminan yang saham-saham mayoritasnya dipegang oleh Pemprov Bali,” ujar Sugawa Korry yang juga Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali ini.

Sugawa Korry mengakui, pada saat awal ide dan gagasan PT Jamkrida Bali Mandara ini disodorkan, banyak kendala dan tantangan yang dihadapi, baik dari internal DPRD Bali maupun di luar DPRD Bali itu sendiri. Terlebih pada saat itu pemahaman atas penting dan strategisnya perusahaan penjaminan masih sangat terbatas.

Perusahaan penjaminan dari sisi Return On Investment (ROI) sangat tidak menarik dan syarat modal disetor dari penyertaan APBD sebesar Rp 50 milyar adalah suatu jumlah yang tidak sedikit. Terlebih-lebih, tutur Sugawa Korry, Raperda Inisiatif Dewan pada saat itu masih belum ada, karena ketiadaan anggaran untuk kajian akademik.

Baca Juga :
Meghan Markle akan isi suara untuk proyek Disney

“Puji syukur, walaupun banyak hambatan akhirnya proses pendirian perusahaan daerah ini, akhirnya terwujud dan sekarang telah berkembang sangat pesat,” tutur Sguawa Korry.

Ia mengungkapkan, nilai penjaminan yang telah diberikan kepada UMKM di Bali, mrncapai Rp 20, 163 triliun. Jumlah UMKM, termasuk koperasi dan LPD yang telah dilayani sebesar 404.749 dan mitra kerja sejumlah 789 mitra kerja seperti bank, koperasi, LPD, bumdes, perusda dan lainnya.

Apa yang dicapai Jamkrida Bali Mandara merupakan prestasi yang sangat baik, dibuktikan dengan penilaian terakhir dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dengan penilaian sangat baik” dan penghargaan-penghargaan sebagai perusahaan daerah terbaik secara nasional selama 5 kali berturut turut.

“Dengan apa yang dicapai saat ini, bukan berarti semua jajaran harus berpuas diri. Tapi hendaknya dijadikan landasan perjuangan untuk mencapai prestasi yang lebih baik lagi, kreatif, inovatif, kerja keras seraya tetap mengembangkan harmonisasi berdasarkan sradha bakti, agar terus dilaksanakan,” kata Sugawa Korry.

“Kepada seluruh jajaran staf, hendaknya terus mengasah diri, agar mampu adaptif sejalan perubahan lingkungan strategis,” pesan politisi senior Golkar asal Desa Banyuatis, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng ini.

Direktur Utama PT Jamkrida Bali Mandara Ketut Widiana Karya bersama direktur dan komisaris (Usdek Maharipa) yang ikut hadir, mengatakan bahwa pihaknya sengaja mengundang Sugawa Korry pada HUT ke-11 PT Jamkrida Bali Mandara agar keluarga besar Jamkrida Bali Mandara bisa lebih memahami dan menghayati perjalanan perusahaan. (wid)