Jembrana (Metrobali.com)-
Diduga hubungan arus pendek listrik warung klongtong yang berada di kawasan wisata pantai Delod Berawah ludes terbakar Selasa (22/10) pagi tadi. Akibat kebakaran tesebut kerugian mencapai Rp. 10 juta dan seluruh isi dagangan ludes jadi puing-puing.
Seorang saksi asal  Desa Tegalcangkring, Banjar Dlod Baleagung Ketut Sugiarta (41) mengatakan, api diketahuinya sudah membesar dan saat itu kebetulan ia sedang melintas di depan warung seusai mancing. “Melihat api sudah membesar saya langsung minta bantuan kepada salah seorang tukang parkir agar memberitahuka pemilik karena warung dalam keadaan kosong.”jelasnya.
Pemilik warung Ni Luh Eka Anggrayani (37) asal Banjar Dauh Marga, Desa Dlod Berawah mengatakan, saat kejadian dia bersama dengan suaminya Nyoman Ariandana (42) juga sedang tidak ada diwarung karena ada kesibukan di Desa sampai di lokasi warung miliknya sudah dalam keadaan ludes.  Petugas Pemadam Kebakaran Pemkab Jembrana yang datang 15 menit setelah kejadian berhasil memandamkan api lima menit kemudian dan hanyabarang-barang elektronik yang bisa diselamatkan hanya kulkas dan kompor gas. “Saya meninggalkan warung tidak ada kompor menyala atau dupa setelah sembahyang. Kerugian diperkirakan mencapai Rp,10 juta termasuk isi warung dan dagangan”jelasnya
Kapolsek Mendoyo Kompol IB Sudarsana ketika di konfirmasi Selasa (22/10) mengatakan belum bisa dipastikan penyeb kebakaran itu. Namun kuat dugaan kebakaran akibat arus pendek listrik. “Kuat dugaan karena hubungan arus pendek listrik”jelasnya. DEW-MB
Baca Juga :
Gubernur Pastika Ajak Masyarakat Kenali Yoga Sebagai Proses Pengendalian Diri