Denpasar (Metrobali.com) –

 

Diskusi Publik terkait dengan permasalahan Mega Proyek Perusak Alam Bali yang digelar Minggu, 4 September 2022 menghasilkan beberapa rekomendasi kepada pemerintah Provinsi Bali diantaranya:

1. Untuk segera memperbaiki kerusakan yang terjadi akibat pengerukan bukit, termasuk membuat senderan, perbaikan jalan, serta fasilitas kesehatan; sebagai upaya pemulihan
2. Membuat kajian mitigasi bencana untuk mengantisipasi bencana yang ditimbulkan atas pengerukan tersebut;
3. Penegakan hukum harus dilakukan secara tuntas.

Diskusi ini dilaksanakan di sebuah kafe yang terbilang di pusat kota, dihadiri oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Udayana, I Made Somya Putra, S.H selaku Ketua LBH MGPSSR Bali dan Wayan Kita, selaku perwakilan Perbekel Paksebali.

Tak hanya bicara soal Pengerukan Bukit di Klungkung, diskusi ini juga menjadi wadah untuk membahas berbagai isu sebagai bentuk pengawalan terhadap Evaluasi pembangunan mega proyek yang dinilai mengorbankan alam.

 

Pewarta : Hidayat