Tabanan (Metrobali.com)

“Di tengah krisis kepemimpinan, bangsa ini membutuhkan pemimpin, bukan pembesar”, demikian dikatakan oleh Ketut Suryadi yang juga Ketua DPRD Tabanan, saat memberikan pandangan umum dalam diskusi “Aktualisasi Budaya dan Pendidikan Generasi Muda Tabanan dalam memperkokoh Empat Pilar Kebangsaan di Aula Kampus Stikes Advaita Medika Tabanan, yang digelar oleh Taruna Merah Putih (TMP) Tabanan, Minggu (25/11).

Suryadi pun tidak segan-segan mengkritik sistem politik yang ada sekarang. “Semua parpol terjebak dalam kompetisi kepentingan. Kritik internal partai wajib dilakukan! Generasi muda seharusnya tidak hanya mampu sebagai generasi penerus tapi juga harus mampu sebagai generasi pencetus,”tegas Suryadi yang disambut riuh tepuk tangan peserta.

Suryadi pun mengajak semua komponen pemuda Tabanan untuk bangkit, dan bisa melakukan pola kerjasama dengan seluruh Sekehe Taruna Taruni (STT) di Kabupaten Tabanan.

Diskusi kali ini dihadiri sekaligus dibuka oleh I Gusti Agung Rai Wirajaya, DPP TMP yang juga  anggota DPR RI asal Bali. Dalam sambutannya Rai Wirajaya mengajak generasi muda untuk memahami kembali empat pilar kebangsaan sebagai spirit hidup dan praktek politik keragaman berwarga negara di Indonesia.

“Ditengah teknologi dan masyarakat dunia yang semakin terbuka, hendaknya kita tetap mempertahankan Pancasila sebagai dasar negara Republik Indonesia. Dalam prakteknya Empat Pilar Kebangsaan (Pancasila, UUD 45, Bhineka Tunggal Ika, NKRI) tidak bisa lepas dari empat pendekatan utama yaitu; aspek Budaya, Edukatif, Hukum dan Struktural,” papar Rai Wirajaya.

Disela-sela diskusi, Ketua Korwil TMP Tabanan I Dewa Gede Ary Wirawan mengatakan, diskusi kali ini dimaksudkan untuk melihat aktualisasi dan praktek kongkrit generasi muda Tabanan yang relevan dengan pemahaman dan kesadaran terhadap Empat Pilar Kebangsaan. Khususnya dari aspek budaya lokal dan sistem pendidikan di Tabanan.

Baca Juga :
Bupati Giri Prasta Ajak Masyarakat Jaga Kebersihan Sungai dan Loloan

Seminar diikuti sekitar 150 lebih peserta berasal dari kalangan organisasi kepemudaan antara lain; KNPI, TMP, Repdem dan Sekehe Taruna Taruni dari berbagai kecamatan di Tabanan. Panitia menghadirkan tiga pembicara yaitu; I Wayan Edi Yantika, unsur pemuda yang juga ketua STT Desa Pujungan Pupuan dengan topik “Pemuda dan Empat Pilar Kebangsaan”, I.B. Anom selaku Ketua Majelis Alit Desa Pakraman Kec. Marga dengan topik “Budaya Bali Hindu dan Empat Pilar Kebangsaan”, dan Wayan Gunadi, anggota Dewan Pendidikan Tabanan dengan topik “Pembinaan Generasi Muda untuk Memperkokoh Penghayatan Empat Pilar Kebangsaan”.  MN-MB