Bangli ( Metrobali.com)-

Diduga akibat depresi  atau gangguang jiwa, Ni Nyoman Murtini (58) gantung diri di dapur rumahnya, di Desa Panglipuran, Bangli, Kamis (7/2) sore. Menurut Kasat Reskrim Polres Bangli, AKP I Gusti Made Sudarma Putra, Kronologis kejadian, saat dihubungi Jumat (8/2), Ketika Saksi yakni Suaminya sendiri I Nengah Tresna (62) datang dari ladang mendapati istrinya tergantung di plafon dapur.

Korban tergantung dengan menggunakan tali raffia warna hitam, tanpa menggunakan baju. Selain itu korban juga mengenakan kemben warna biru. Melihat kejadian itu, saksi Tresna terkejut dan langsung memanggil anaknya Komang Sadiarsa (24). “Oleh Komang Sadiarsa ini kejadian langsung dilaporkan ke Polsek Kota Bangli untuk penanganan lanjutan,” ujarnya.

Motif dari kejadian tersebut karena korban mengalami depresi / gangguan jiwa. selanjutnya kasus masih dalam penanganan unit reskrim Polsek Kota Bangli. Korban diduga setres akibat penyakit yang menderanya. Yang tidak kunjung sembuh hingga sekarang. WAN-MB

Baca Juga :
Emiliana Sri Wahjuni Ingatkan Transparansi Angggaran di Denpasar Harga Mati, Jangan Tergelincir Seperti Jakarta