Foto: Gde Sumarjaya Linggih yang akrab disapa Demer menghadiri acara Silatda BPD HIPMI Provinsi Bali di Sekar Jambu, Kesiman, Kota Denpasar pada Jumat, 31 Mei 2024.

Denpasar (Metrobali.com)-

Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) ibarat menjadi kawah candradimuka bagi para pengusaha muda, tokoh muda untuk selanjutnya bisa menjadi pemimpin tidak hanya di level perusahaan namun juga menjadi pemimpin daerah hingga nasional baik di legislatif maupun eksekutif.

Anggota DPR RI Dapil Bali Gde Sumarjaya Linggih yang akrab disapa Demer yang juga pernah menjadi Ketua Umum BPD HIPMI Bali periode 2000-2003 mengungkapkan HIPMI saat ini memiliki semangat yang tinggi, karena banyak memiliki panutan-panutan dari HIPMI, baik itu menjadi pengusaha sukses maupun menjadi penentu kebijakan di Indonesia, termasuk di Bali.

Hal itu disampaikan Demer saat ditemui di sela-sela menghadiri acara Silatda (Silahturahmi Daerah) Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Provinsi Bali di Sekar Jambu, Kesiman, Kota Denpasar pada Jumat, 31 Mei 2024. Silatda ini merupakan rangkaian acara Musyawarah Daerah (Musda) BPD HIPMI Bali yang nantinya juga akan memilih Ketua Umum  BPD HIPMI Bali periode 2024-2028 yang dijadwalkan berlangsung pada tanggal 19 Juni 2024.

Lebih lanjut Demer menjelaskan bahwa banyak tokoh muda Indonesia yang terjun ke panggung nasional berawal dari HIPMI. Beberapa nama yang disebutkan antara lain Aburizal Bakrie, Agung Laksono, Eric Thohir, Bahlil Lahadalia, Muhamad Lutfi, Rosan Roeslani dan masih banyak lagi. Mereka semua pernah aktif di HIPMI sebelum kemudian berkontribusi dalam kebijakan nasional.

Di Bali sendiri, Demer menyebut dirinya, Rai Mantra, dan beberapa tokoh lainnya yang juga berawal dari HIPMI. Beberapa bahkan mencapai posisi seperti anggota DPRD Kabupaten/Kota, anggota DPRD Bali Wakil Gubernur Bali, hingga di DPR RI. Demer sendiri yang merupakan Ketua Umum BPD HIPMI Bali periode 2000-2003 sudah berkarya empat periode di DPR RI dan kini kembali terpilih di DPR RI untupk periode kelima.

“Begitu juga di Bali, ada saya, Pak Rai Mantra, dan juga beberapa teman lagi dari Bali, bahkan ada yang sempat menjadi Wagub di Bali dan banyak juga Anggota DPRD yang sekarang dimasuki oleh anak-anak muda yaitu yang digodok di HIPMI,” beber Demer yang masih bertugas sebagai Anggota Komisi VI DPR RI ini.

Demer yang tampak ngobrol dan berdiskusi hangat dengan para pengurus HIPMI Bali terdahulu dalam acara ini mengatakan bahwa HIPMI Bali merupakan sebuah organisasi yang cukup mumpuni untuk menggodok anak muda lewat slogannya Pengusaha Pejuang dan Pejuang Pengusaha. Artinya semenjak berusia muda idealisme dari dunia usaha bagi anak muda itu mengarah kepada perjuangan, baik itu perjuangan secara pribadi, perjuangan terhadap Bali itu sendiri maupun perjuangan Bangsa Indonesia.

“Ini penting kita tanamkan nilai-nilai dalam melakukan bisnis sehingga saya yang juga sempat menjadi ketua umum HIPMI Bali hadir pada hari ini untuk memberikan semangat bahwa keberadaan HIPMI Bali, keberadaan mereka sebagai anggota HIPMI Bali akan membuat mereka lebih mumpuni, baik dalam berbisnis, baik dalam berorganisasi, maupun dalam berbangsa dan bernegara,” ujar Anggota Fraksi Golkar DPR RI Dapil Bali itu.

Demer yang juga berlatarbelakang pengusaha sukses dan mantan Ketua Umum Kadin Bali itu berharap kedepan lahir aturan-aturan baru yang lebih berpihak kepada pengusaha lokal, pertumbuhan yang baik di Indonesia, pertumbuhan yang berkualitas di Bali. “Itu harapan saya kedepan kepada anak muda HIPMI di Bali ini,” harap wakil rakyat yang sudah empat periode mengabdi di DPR RI memperjuangkan kepentingan Bali itu.

Saat ditanya terkait kondisi perekonomian di Bali saat ini, politisi Golkar asal Desa Tajun, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng itu mengatakan, Bali merupakan destinasi pariwisata dan sekaligus merupakan hub dari pariwisata dan juga menjadi destinasi paling banyak dikunjungi oleh wisatawan asing, termasuk para pebisnis asing.

Oleh karena itu Demer yang kembali terpilih di DPR RI untuk kelima kalinya ini berharap, melalui HIPMI perekonomian Bali nantinya masyarakat Bali tidak menjadi penonton di daerahnya sendiri. Maka dari itu diharapkan kedepan perekonomian Bali terus meningkat, yang juga harus diikuti oleh HIPMI Bali agar jangan sampai ketinggalan.

Selanjutnya Demer memberikan masukan-masukan positif kepada anggota dan pengurus HIPMI Bali. Diharapkan HIPMI Bali kedepan bisa lebih erat lagi dan lebih serius lagi berorganisasi serta menjalin hubungan baik secara pertemanan diantara sesama pengusaha muda Bali maupun dengan pengusaha muda di tingkat nasional dan bahkan di tingkat internasional. Dengan koneksi tersebut maka akan terbangun sinergi karena di dunia dagang biasanya lebih banyak sinerginya ketimbang perang dagangnya. (wid)