Foto: Anggota Komisi VI DPR RI Dapil Bali Gde Sumarjaya Linggih berfoto bersama dengan para dosen dan mahasiswa baru di STISPOL Wira Bhakti Denpasar.

Denpasar (Metrobali.com)-

Anggota Komisi VI DPR RI Dapil Bali Gde Sumarjaya Linggih, S.E.,M.AP., yang akrab disapa Demer hadir memberikan motivasi dan berbagi pengalamannya kepada mahasiswa baru di kampus Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISPOL) Wira Bhakti Denpasar, pada Sabtu, 3 September 2022.

Demer hadir dalam acara Masa Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) STISPOL Wira Bhakti Tahun Ajaran 2022/2023 yang mengangkat tema “Membentuk Karakter Generasi Bangsa Yang Unggul dan Tangguh Berdasarkan Nilai-Nilai Tri Pusaka Bangsa.”

Tampak hadir juga Tokoh Milenial Bali yakni Agung Bagus Arsadhana Linggih yang kerap disapa Arsa Linggih alias AL yang juga merupakan putra dari Demer.

Di hadapan ratusan mahasiswa Demer memberikan motivasi agar mahasiswa ini dapat sukses dalam menempuh dan menyelesaikan pendidikan ke depannya serta bisa juga sambil kuliah sambil menangkap berbagai peluang bisnis yang ada.

Anggota Fraksi Golkar DPR RI Dapil Bali ini mengajak para mahasiswa Bali jeli melihat dan menangkap peluang di tengah derasnya arus digitalisasi dan pesatnya perkembangan ekonomi digital dan ekonomi kreatif. Demer berharap para mahasiswa ini juga bisa menjadi wirausaha muda yang kreatif dan juga bisa memanfaatkan media sosial untuk hal-hal positif seperti melakukan pemasaran digital.

“Saya mencoba mengajak mahasiswa mengurangi menerima informasi negatif mengarahkan mereka ke arah tujuan tujuan bagaimana menggunakan sosmed secara positif, mencapai sukses untuk tujuan hidup mereka, mendapatkan informasi yang lebih tepat guna bagi kepentingan dirinya,” papar Anggota DPR RI empat periode ini.

Baca Juga :
Polisi Amankan Ibu Angkat Angeline

 

Di sisi lain Demer juga menyelipkan pendidikan politik kepada mahasiswa baru ini misalnya mengenal kondisi demokrasi, kepemimpinan dan konsep Trias Politika atau pemisahaan kekuasaan antara eksekutif, legislatif dan yudikatif. Diharapkan para mahasiswa ini juga berpikir kritis dan memberikan ide-idenya untuk ikut membangun daerahnya. “Semoga mereka dengan saya kasi letupan sedikit mereka mencari di dunia maya,” kata politisi Golkar asal Desa Tajun, Kecamatan Kubu Tambahan, Kabupaten Buleleng ini.

Lebih lanjut Demer juga berbagi pengalamannya dalam membangun bisnis dimana konsepnya membangun bisnis dulu dengan sekarang jauh berbeda. Kalau dulu untuk membangun bisnis semua harus dengan modal dan kekuatan sendiri sedangkan saat ini semuanya harus dilakukan dengan kolaborasi dan sinergi dengan berbagai pihak.

Istilahnya adalah sharing economy. Konsep sharing economy ini juga sangat tepat dalam menggarap peluang ekonomi digital yang demikian besar.

“Kita punya banyak sumber daya untuk berbisnis, tinggal ada dorongan untuk mendapatkan kesempatan dan jejaring. Saya ajak para mahasiswa agar berpikir sudah bisa memulai bisnis sambil kuliah. Mereka bisa dengan sharing economy, dengan kolaborasi,” pungkas Demer.

Sementara itu Dr. AA Putu Sugiantiningsih, S.IP.,M.AP., selaku Wakil Ketua 3 Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama STISPOL Wira Bakti mengapresiasi kehadiran Demer di kampus ini di kampus yang didirikan para pejuang kemerdekaan. Demer pun dianggap sebagai bagian dari keluarga besar kampus perjuangan ini.

“Disela-sela kesibukan beliau hadir di rumah beliau juga, karena beliau merupakan putra dari seorang pejuabg juga. Kampus ini merupakan rumah dari pejuang 45 yang ikut berjuang pada masa kemerdekaan dulu khususnya pada perjuangan Bali melawan tentara NICA dulu. Karena beliau juga keluarga besar kami ada ikatan emosional,” ungkapnya.

Baca Juga :
Anggota DPD : Pilpres Harus Jadi Kemenangan Rakyat

“Itulah hebatnya Pak Gde Sumarjaya Linggih. Walaupun sudah 4 periode menjadi anggota DPR RI tapi beliau tidak seperti kacang lupa kulitnya, beliau tidak pernah melupakan dimana beliau dibesar. Jadi luar biasa sekali dedikasi beliau,” tutur Sugiantiningsih.

Pengalaman yang dibagikan Demer juga bermanfaat bagi mahasiswa baru dalam membentuk jadi diri mahasiswa dan menguatkan pendidikan karakter di kampus ini. “Pnegalaman beliau juga sangat bermanfaat bagi mahasiswa baru dalam hal pendidikan karakter khususnya kepemimpinan. Pengalaman beliau tentu akan bernilai untuk para mahasiswa baru sebagai suatu motivasi,” tandasnya. (wid)