Wabup Kasta Tinjau Lokasi Longsor

Klungkung (Metrobali.com)-

Cuaca ekstrem akhir – akhir ini telah mengakibatkan bencana di mana-mana. Seperti yang terjadi di Klungkung, hujan deras yang melandan Klungkung, Jumat (24/1) lalu mengakibatkan jebolnya senderan jalan sepanjang 12 meter di Dusun Sangluh, Desa pesinggahan, Kecamatan Dawan. Jebolnya senderan jalan ini menimpa pekarangan rumah I Nyoman Astawa alias Gelik. Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun kerugian ditafsir mencapai 20 juta rupiah.

Selain senderan jebol, angin kencang yang terjadi di Klungkung juga mengakibatkan tumbangnya sebuah pelinggih meru tumpang 3 (tiga) di pura milik keluarga Ketut Rigeg di Banjar Pasurungan, Dusun Pande, Desa Kusamba, Kecamatan Dawan.

Menurut penuturan Rigeg, kejadiannya sekitar pukul 23.30 wita dan begitu cepat, tiba-tiba pelinggih meru tumpang tiga dipura milik keluarganya telah jatuh. “Anginnya kencang, tiba-tiba pelinggihnya sudah ada dibawah,”tutur Rigeg.

Terkait kerugian yang dialami, Rigeg memperkirakan kerugiannya mencapai 25 juta rupiah lebih, termasuk untuk biaya upacaranya. Mendapat laporan adanya bencana, Wakil Bupati Klungkung, Made Kasta yang juga Ketua Satkorlak Penanggulangan Bencana Kabupaten Klungkung meninjau langsung kondisi dilapangan, Sabtu (25/1) pagi.

Terkait kejadian ini, Wabup Kasta menyatakan akan merapatkan dengan tim. “Bagaimanapun itu pasti kita pikirkan,”terang Wabup Kasta. Menyinggung dana bencana yang dimiliki, itu akan dipergunakan sesuai ketentuan yang berlaku dan jika dalam keadaan darurat. Selain itu, Wabup juga menghimbau kepada warga/masyarakat agar lebih waspada menghadapi cuaca belakangan ini, utamanya yang berlokasi ditepi tebing. Longsoran bisa terjadi akibat guyuran hujan secara terus menerus.

“Jaga kewaspadaan, apalagi ini cuaca ekstrem, jika penting perlu dievakuasi, kita evakuasi,”tegas Wabup Kasta. Sementara terkait tiang listrik yang berada dipinggir senderan yang jebol diwilayah Pesinggahan tersebut, menurut Wabup Kasta telah dilakukan koordinasi, sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. SUS-MB

Baca Juga :
Kasus Sembuh Harian Covid-19 di Kota Denpasar Bertambah 141 Orang,