polisi

Batam, Kepulauan Riau (Metrobali.com)-

Komisi Kepolisian Nasional menyarankan seluruh polisi diperiksa secara berkala kondisi kejiwaannya untuk mengantisipasi depresi yang bisa timbul akibat beban pekerjaan dan kasus lain yang tengah ditangani.

“Perlu pemeriksaan berkala khususnya untuk kejiwaan pada seluruh anggota Kepolisian Indonesia sehingga tidak lagi terjadi kasus bunuh diri seperti yang terjadi baru-baru ini,” kata anggota Komisi Kepolisian Nasional, Edi Saputra Hasibuan, di Batam, Senin (18/5).

Seluruh instansi kepolisian hingga jajaran terbawah juga perlu lebih sering mengadakan kegiatan siraman rohani sesuai agama dan kepercayaan masing-masing. Keimanan yang kuat masih dipercaya ampuh untuk ini.

“Diharapkan dengan pemahaman yang baik tentang agama. Akan mencegah anggota polisi agar tidak depresi dan melakukan tindakan negatif yang justru merugikan diri sendiri,” kata dia.

Bagi polisi yang terkena masalah, kata dia, juga perlu pendampingan ahli psikologi.

“Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan akan menekan angka anggota polri yang depresi dan melakukan tindakan negatif termasuk aksi bunuh diri,” kata Hasibuan.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Kepulauan Riau, AKBP Hartono, mengatakan, Polda Kepulauan Riau sudah memiliki rumah konseling yang ditujukan untuk mendampingi anggota dan keluarganya yang tengah terkena masalah. AN-MB

Baca Juga :
Penembakan Warga Kulit Hitam Kembali Terjadi di AS, Picu Protes