Jembrana (Metrobali.com)-

 

Mencari ikan, seorang warga Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Komang Agus Pande H (24) ditemukan meninggal dunia diduga tenggelam karena terseret arus.

Korban dari informasi ditemukan di Pantai Cekik kawasan UPPKB di Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Selasa (5/4/2022) sekitar pukul 20.30 Wita.

Korban bersama dua temannya, selasa (5/4/2022) sore petang mencari ikan dengan cara menyelam (menembak) di Pantai Cekik kawasan UPPKB, Jembatan Timbang, Lingkungan Penginuman, Kelurahan Gilimanuk.

Ketiga buruh harian ini biasanya menyelam mencari ikan di pinggir pantai. Karena saat itu air laut surut, ketiganya kemudian menyelam agak ketengah. Ketiganya menyelam mencari ikan dengan jarak terpisah berjauhan.

Tidak berselang lama, kedua teman korban, Gusti Putu Astra W (31) dan Gusti Komang Nanda P (35) mendengar teriakan minta tolong. Dan ketika didekati, korban sudah tidak ada diduga terseret arus. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk.

Korban dari informasi ditemukan oleh nelayan tidak dikenal dan dibawa ke pinggir pantai. Korban ditemukan mengapung di laut sekitar pukul 20.30. Korban yang mengenakan baju kaos warna abu-abu lengan panjang dan celana boxer warna abu-abu gelap motif putih selanjutnya dibawa ke Puskesmas II Melaya di Gilimanuk.

Dari hasil diagnosa dokter puskesmas, korban dinyatakan sudah meninggal dengan suhu badan dingin, keluar air busa pada lubang hidung dan mulut. Pada tubuh korban tidak ditemukan adanya luka.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk Kompol I Gusti Putu Dharmanatha, membenarkan kejadian tersebut dan korban sudah dibawa pulang ke rumah duka.

 

Pewarta : Komang Tole

Baca Juga :
Program Gagal, Perindagkop Dinilai Lecehkan Dewan