Jembrana (Metrobali.com)

 

 

Bupati Jembrana I Nengah Tamba memastikan kelanjutan gedung Mall Pelayanan Publik  (MPP) Jembrana. Bangunan gedung MPP itu.selesai pada tahun 2019 menyisakan interior, penataan dan kelengkapan lainnya sebagai pusat pelayanan ijin terpadu. Kelanjutan pembangunan sempat terhenti selama dua tahun lebih dikarenakan hantaman pandemi covid-19 . Saat ini gedung terkesan mangkrak ditumbuhi ilalang dan rumput liar.

 

Kepastian dilanjutkannya pembangunan gedung MPP itu disampaikan Bupati usai meninjau langsung kondisi gedung yang terletak tepat di belakang kantor camat negara, Sabtu ( 23/4).

 

Bupati menambahkan kelanjutan MPP ini mendapat dukungan dari Provinsi Bali. Untuk anggaran akan dibantu menggunakan BKK   oleh pemerintah provinsi Bali.

 

” Sebelumnya, kita sudah memploting pagu anggaran ditahun depan untuk melanjutkan renovasi mall pelayanan publik ini. Namun saat presentasi,  Gubernur Bali menyambut baik , bahkan siap membantu kita dalam membuat mall pelayanan publik yang representatif,” ujar bupati Tamba.

 

Lanjut tamba, keberadaan MPP nanti akan menjadi fasilitas  publik yang representatif.

Hal ini menjadi penting  mengingat Jembrana kedepan akan banyak sekali investasi-investasi yang masuk.

 

Hanya saja,  saat melihat kondisi ruangan langsung, bupati menyoroti masih banyak pemborosan dari segi arsitektur gedung . Bupati menilai dengan bangunan tertutup,  memerlukan biaya yang besar untuk operasional karena minim ventilasi dan tergantung penggunaan pendingin ruangan (air conditioner).

 

” Jika modelnya seperti ini tentu akan banyak pemborosan, sehingga kita  akan tata ulang dengan perhitungan yang cermat,” paparnya .

 

Selain itu Ia menginginkan fasilitas gedung MPP terhubung dengan Jembrana Investment Center. Jadi ada space  dikhususkan sebagai layanan menampung investasi-investasi yang masuk ke Jembrana  di ruang tersebut.

Baca Juga :
Wabup. Suiasa Buka Lomba Mancing Ikan Lele Air Deras :  Ajak Masyarakat Menjaga dan Melestarikan Lingkungan

 

” Kita juga siapkan satu ruangan khusus pusat data investasi atau Investment Center. Ini untuk investasi yang masuk, karpet merah VVIP untuk investor, satu data yang diperlukan untuk mempermudah informasi,” tambah Bupati Tamba didampingi Sekda Jembrana, I Made Budiasa serta Kadis Penanaman Modal Pelayanan Terpadu  Satu Pintu dan Tenaga Kerja I Made Gede Budiartha .

 

Terkait dengan kesiapan SDM menurutnya sudah siap, dan akan lebih dimantapkan saat ini sambil menunggu kelanjutan pembangunan tahun 2023 .(RED-MB)