Tabanan, (Metrobali.com)

 

Melihat potensi Desa sekaligus mendengarkan secara langsung aspirasi masyarakat terhadap pembangunan Tabanan yang saling bersinergi, menjadi komitmen Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya., S.E., M.M untuk terus melangsungkan program “Berkantor Di Desa”. Program ini juga menjadi wujud langsung kedekatan Pemerintah dengan Masyarakat. Kali ini, Bupati Sanjaya berkantor langsung di Desa Kukuh kecamatan Kerambitan, Tabanan, Selasa (26/4).

Dengan menggandeng Sekda Tabanan, Anggota DPRD dan para OPD terkait untuk ikut berkantor di Desa, Bupati Sanjaya harapkan peran serta yang kuat dan kolaborasi OPD dalam meningkatkan potensi unggulan di Desa Kukuh Tabanan, secara optimal dan gotong-royong. Implementasi program pembangunan, diharapkan Sanjaya agar tidak berada “di atas meja saja” tapi bisa langsung dipraktikkan di lapangan, yaitu terjun langsung ke Desa.

Berkantor Di Desa Kukuh kali ini, berlangsung dengan diskusi hangat. Bupati Sanjaya membuka diskusi langsung antara Kepala OPD terkait dengan masyarakat. Ia juga menegaskan bahwa antar Desa dengan Kabupaten harus terjalin komunikasi yang baik. “Pimpinan OPD harus bisa membuka diri, terutama terhadap permasalahan-permasalahan yang ada di Desa dan juga mempermudah akses dari masyarakat ke OPD” Kata Sanjaya dalam diskusinya.

Di Kesempatan tersebut, Bupati Sanjaya sekaligus meninjau potensi-potensi unggulan yang ada di Desa, termasuk potensi utamanya di bidang pertanian. Melalui Bumdes Sarining Winangun Kukuh yang dibentuk untuk menampung hasil pertanian para petani khususnya padi, diproses menjadi beras dan distribusikan secara langsung. Upaya yang dilakukan guna menjaga kestabilitasan harga termasuk membeli gabah petani dengan harga standar pemerintah, sehingga ada jaminan terhadap harga yang diterima petani. Untuk selanjutnya beras yang sudah diolah oleh Bumdes tersebut, didistribusikan ke pasar-pasar umum yang terletak di seluruh penjuru Bali, termasuk Karangasem, Badung dan beberapa swalayan serta minimarket di Kota Denpasar.

Baca Juga :
Pemerintah Klaim Pengadaan Raskin Berjalan Baik

Potensi unggulan lainnya yaitu produk keripik Gedebong dengan bahan dasar batang pisang. Keripik tersebut diproduksi oleh UP2K di bawah binaan TP PKK Desas Kukuh. Inovasi ini mulanya merupakan hasil Kerjasama dari BLK Kabupaten Tabanan, terkait dengan pelatihan pembuatan kue dan roti, dan sudah mulai dipasarkan sejak bulan maret 2022. Di mana sampai hari ini, pesanan harian produk keripik tersebut mencapai 6kg / hari.

Pada Diskusi hangat tersebut, disampaikan juga bahwa Desa Kukuh untuk menerapkan teknologi digital dengan sumber terbuka melalui pelayanan berorientasi digital dengan fokus untuk percepatan pelayanan kepada masyarakat, termasuk administrasi dan layanan pengaduan masyarakat. Inovasi lainnya yaitu di bidang Kesehatan. Pihaknya menerangkan bahwa Desa Kukuh membentuk Relawan Desa Sehat yang terdiri dari masyarakat Desa Kukuh yang berprofesi sebagai tenaga medis dan paramedis untuk melakukan pelayanan kesehatan setiap jumat dan sabtu sore berupa kegiatan screening kesehatan dasar lansia secara door to door.

Bupati Sanjaya sampaikan apresiasinya terhadap inovasi-inovasi yang berhasil dikembangkan di Desa Kukuh. Baginya Desa Kukuh sudah turut mewujudkan Visi Tabanan menuju Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM). “Desa-desa di Tabanan, sudah nampak bergeliat, baik dari teknologi maupun UMKM, dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mempermudah akses birokrasi menuju Desa Presisi. Dengan konsep Desa Digital ini akan mempermudah pendataan dan akses birokrasi, dalam rangka mewujudkan Tabanan yang Aman, Unggul dan Madani” Pungkas Sanjaya. Di akhir kunjungannya pihaknya juga menyalurkan bantuan berupa sembako dan APD kesehatan untuk diteruskan kepada warga Desa Kukuh yang membutuhkan.

Se-Visi dengan Bupati Sajaya, I Nyoman Widi Adnyana selaku Kepala Desa Kukuh, Kerambitan, menyambut dengan hangat kehadiran jajaran pemerintah di tengah-tengah masyarakat saat itu. “Ini menjadi semangat, motivasi dan vibrasi untuk kami, bahwa saat ini desa semakin diperhatikan, tidak hanya dalam bentuk kekuatan material tetapi support secara non material juga”. Kesan positif tersebut disampaikan langsung oleh Adnyana terkait kehadiran Bupati Ngantor Di Desa.

Baca Juga :
Hamdan Zoelva: Keputusan MK Berdasarkan Bukti yang Diajukan

Ia berkesan bahwa kunjungan ini menjadi hal yang berbeda bagi masyarakat manakala Bupati berusaha untuk terus dekat dengan masyarakat, sehingga di bawah kepemimpinan Bupati Sanjaya, masyarakat benar-benar terpanggil untuk mewujudkan visi yang dicanangkan. “Kami sangat berterima kasih kepada Bupati Tabanan yang sudah berkunjung dan berkantor di Desa Kukuh, untuk selanjutnya semoga program seperti ini dapat selalu berlangsung, sehingga semakin dekat pemimpinnya bersama rakyat”, tanggapnya. (RED-MB)