Klungkung (Metrobali.com)-

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengikuti prosesi Mepepade Wewalungan serangkaian Karya Aci Pengenteg Jagat di Catur Loka Pala Pura Gelap, Besakih, Kecamatan Rendang, Karangasem, Kamis (11/8). Turut mendampingi Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Ida Bagus Ketut Mas Ananda dan Organisasi Perangkat Daerah lainnya.

Bupati Suwirta Berharap upacara Aci Penegteg Jagat sebagai wujud bakti umat kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa sebagai penguasa alam semesta ditujukan untuk menjaga keseimbangan alam. Diharapkan, melalui pelaksanaan upacara ini mampu menjaga keseimbangan dan penedegdeg jagat. “Melalui upacara ini kita memohon keselamatan dan keseimbangan alam beserta isinya,” harap Bupati Suwirta

Pawartaka Karya, Dewa Ketut Soma menyampaikan, Adapun tujuan dari ucapara Mepepade ini yakni untuk menyucikan semua wewalungan atau binatang korban yang akan digunakan dalam Aci Pengenteg Jagat. “Wewalungan itu meliputi Kerbau, Kambing, Babi, Angsa, Ayam, Penyu dan berbagai jenis sarana pelengkap lainnya. Seluruh wewalungan tersebut disucikan, didoakan dan dituntun murwa daksina, berputar tiga kali putaran searah jarum jam mengelilingi area Pura Gelap,” jelas Dewa Soma.

Lebih lanjut dijelaskan upacara Aci Pengenteg Jagat merupakan upacara rutin sebagai Aci Nyatur yang dilaksanakan oleh Pemkab Klungkung di Catur Loka Pala Pura Gelap, Besakih setiap Purnama Karo. “Karya Aci Pengenteg Jagat ini diawali dari Prosesi Nedunang Ida Betara di Pura Gelap pada Rabu, (10/8) dilanjutkan prosesi Mepepade Wewalungan Kamis, (11/8) dan Purnama Karo Jumat (12/8) merupakan Puncak Karya Aci Pengenteg Jagat dan Ida Betara mesindeb pada hari Senin (15/8),” tambahnya.

 

Sumber : Humas Pemkab Klungkung

Baca Juga :
Update Covid 19 di Kota Denpasar, Kembali 2 Orang Meninggal Dunia, Kasus Sembuh Bertambah 10 Orang, Kasus Positif Bertambah 34 Orang