Klungkung (Metrobali.com)-

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Klungkung Ny. Ayu Suwirta menghadiri kegiatan Puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-29 di Balai Banjar Jro Kapal Desa Gelgel, Kecamatan Klungkung, Kamis (7/7). Kegiatan yang juga dilaksanakan melalui video conference ini dipimpin langsung Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo.

Harganas merupakan perwujudan pentingnya arti keluarga terhadap upaya memperkuat ketahanan nasional. Sebagai institusi terkecil dalam masyarakat, keluarga menjadi pondasi penting awal pembangunan karakter bangsa. Selain itu, dalam peringatan Harganas tahun ini mengambil sebuah tema yakni “Ayo Cegah Stunting, Agar Keluarga Bebas Stunting”.

Dalam sambutannya, Presiden RI Joko Widodo mengajak seluruh Gubernur dan Bupati/Walikota agar memanfaatkan lahan-lahan sekecil apapun untuk memproduksi kebutuhan pangan sehari-hari demi menambah asupan gizi anak-anak. Menurut Presiden Joko Widido keluarga adalah kesejahteraan utama dalam mendidik dan mengasuh anak sejak dini. Diketahui, saat ini angka prevelensi stunting di Indonesia sebesar 24,4 persen. Masih ada target besar untuk mencapai angka stunting 14 persen pada tahun 2024. Maka dari itu, pihaknya berharap agar tim stunting harus betul-betul bekerja dengan maksimal dalam menurunkan angka stunting. “Jadi jagalah kesehatan lingkungan bersama baik itu dilingkungan keluarga maupun lingkungan masyarakat,” harapnya.

Bupati Suwirta sangat menyambut baik pelaksanaan peringatan Harganas tahun ini. Berbagai upaya juga telah dilakukan untuk menurunkan angka stunting diantaranya melalui kegiatan Bedah Desa sejak tahun 2016, kegiatan bakti sosial oleh TP. PKK dengan memberikan bantuan kebutuhan pokok seperti beras hingga bantuan susu kepada ibu hamil. Bupati juga secara serius telah memberikan pemahaman kepada para tim penurunan stunting agar benar-benar bekerja secara maksimal. “Mudah-mudahan dengan segala upaya yang serius ini, kita di Kabupaten Klungkung bisa menurunkan angka stunting sesuai dengan arahan Bapak Presiden,” harap Bupati Suwirta.

Baca Juga :
Ombudsman: Ironi rumah dinas Rp34 M saat insentif nakes tertunda

Sebelumnya Bupati Suwirta juga menyerahkan bantuan paket sembako masing-masing kepada Ni Kadek Ayu Padmi Swari (3) penderita stunting asal Banjar Ayung Kelurahan Semarapura Kelod, I Made Alit Guna Artana penderita Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) asal Banjar Ayung Kelurahan Semarapura Kelod dan Nyoman Sudati Penderita ODGJ asal Banjar Pegatepan, Desa Gelgel.

Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Klungkung, I Wayan Suteja menyampaikan bahwa untuk di Kabupaten Klungkung lokasi puncak peringatan Harganas ke-29 dipusatkan di Desa Gelgel, karena Desa Gelgel termasuk kedalam Desa Lokasi Fokus (Lokus) prioritas intervensi Penanggulangan Stunting 2022.

Sumber : Humas Pemkab Klungkung