Bupati Sanjaya Road Show Pantau Pelaksanaan Vaksinasi di Beraban, Jatiluwih dan Candi Kuning

metrobali
single-image

Keterangan foto: Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, meninjau pelaksanaan vaksinasi massal serentak di Desa Beraban, Kediri, Desa Jatiluwih, Penebel dan Desa Candi Kuning, Baturiti, Jumat, (16/4)/MB       

Tabanan (Metrobali.com) –

Masyarakat Tabanan yang mayoritas bergerak di sektor pertanian dan Usaha Micro Kecil Menengah atau UMKM, merupakan penggerak utama ekonomi di Kabupaten Tabanan melalui hasil produksinya. Dan sektor pariwisata memiliki peranan penting dalam mendukung semua aktivitas tersebut agar terus bergerak dan dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat Tabanan dalam masa pandemi ini.

Atas kondisi tersebut, pelaksanaan vaksinasi massal yang menyasar tenaga kerja pariwisata dan masyarakat Desa di beberapa DTW di Tabanan yang menjadi skala prioritas menuju zona hijau, menjadi salah satu langkah yang sangat penting dan harus berjalan sukses. Untuk itu, Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, meninjau pelaksanaan vaksinasi massal serentak di Desa Beraban, Kediri, Desa Jatiluwih, Penebel dan Desa Candi Kuning, Baturiti, Jumat, (16/4).

Setidaknya, sasaran target di tiga wilayah tersebut menyasar sekitar 13.811 orang, dengan sasaran target para pekerja pariwisata, dan vaksin berbasis Banjar di Desa Beraban, Jatiluwih dan Desa Candikuning. Sesuai data dari pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan, total orang yang akan divaksinasi di tiga wilayah tersebut sebanyak 13.811 orang, yang terdiri dari 1188 pekerja wisata, 1.697 masyarakat Desa Jatiluwih, 6.463 masyarakat Desa Beraban dan 5.651 masyarakat Desa Candi Kuning.

Selaku Kepala Daerah, Bupati Sanjaya sangat berkomitmen bekerja dengan fokus, tulus ikhlas  dan optimis mampu mengatasi pandemi Covid-19 menyongsong zona hijau di Tabanan. Tidak tanggung-tanggung, saat melakukan peninjauan vaksinasi massal di tiga wilayah tersebut, Bupati Sanjaya mengajak Wakil Bupati Tabanan dan seluruh jajaran Forkopimda dan OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, serta mengajak Ketua DPRD dan beberapa anggota DPRD Kabupaten Tabanan.

Baca Juga :
Gubernur Pastika Tinjau Penyebab Masalah Distribusi Air ke Kota Denpasar

“Kami dengan seluruh jajaran selalu berupaya bekerja keras dalam mengatasi pandemi Covid -19 ini di Bali, khususnya di Kabupaten Tabanan. Selama satu tahun lebih berkutat dengan kondisi ini, Saya memiliki keyakinan bahwa seluruh jajaran pasti merasa jenuh, lelah dan bosan. Tapi kita selaku pelayan masyarakat, tidak akan pernah merasa lelah, tidak akan pernah merasa jenuh dalam menghadapi permasalahan ini. Kami akan hadir selalu ditengah-tengah masyarakat untuk membantu masyarakat yang kita cintai ini,” ucap Sanjaya dalam sambutannya di Balai Banjar Gegelang, Beraban, Kediri.

Ia juga mengatakan, bahwa vaksinasi ini akan dilakukan secara bertahap di seluruh Desa di Tabanan, namun saat ini yang menjadi skala prioritas zona hijau adalah tiga Desa yang merupakan penyokong Daya Tarik Wisata. Tujuannya adalah agar wisatawan aman dan nyaman berkunjung ke Tabanan. Untuk itu, Bupati Sanjaya meminta semua pihak termasuk masyarakat bersatu padu mensukseskan vaksinasi ini.

“Kami juga mempunyai target, ketika vaksin di tiga wilayah ini terpenuhi, maka 133 Desa di Tabanan juga akan divaksin dengan target vaksin berbasis Banjar. Saya meyakini, kami di pemerintah daerah tidak akan berhasil melaksanakan tugas melakukan vaksinasi berbasis banjar tanpa bantuan seluruh jajaran dan seluruh elemen masyarakat. Untuk itulah, mari kita bersatu padu mensukseskan kegiatan ini,” pinta Politikus  asal Dauh Pala Tabanan tersebut.

Ia juga sangat menyadari semenjak pandemi ini melanda, semua sendi-sendi perekonomian anjlok, khususnya pariwisata mengalamai minus dan menjadi suatu keprihatinan. Bayangkan kalau kondisi ini dikatakannya terjadi secara terus-menerus, maka akan sangat membahayakan bagi seluruh elemen masyarakat. Maka dari itu, Pemerintah selalu berkomitmen dan berupaya keras mengatasi kondisi tersebut.

“Inilah salah satu upaya langkah strategis yang kami lakukan. Harapan kami kepada masyarakat, agar selalu menjaga kesehatan dengan selalu menerapkan 3M, karena itu merupakan cara terbaik untuk melakukan pencegahan. Jangan pernah luput memakai masker, jangan pernah lelah mengatur pola hidup bersih dan sehat, serta jangan pernah bosan mencuci tangan dengan sabun karena itu intinya kita bisa terhindar dari penularan Covid-19,” imbuh Sanjaya.

Baca Juga :
Pengembangan Ekowisata Wilayah Subak Mampu Sejahterahkan Petani

Sementara, I Wayan Sukariana selaku Perbekel Desa Beraban, mewakili seluruh aparat Desa dan masyarakat Beraban mengucapkan terimakasih yang setinggi-tingginya atas perhatian dari Pemerintah dengan pelaksanaan vaksin serentak ini, menyongsong pembukaan zona hijau Covid-19, Karena Beraban mmpunyai DTW Tanah Lot yang sudah terkenal sampai ke mancanegara.

“Tiang mengucapkan terimakasih yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Tabanan, pak Bupati, Wakil Bupati, jajaran Forkopimda dan OPD terkait, serta Dewan terhormat, yang sudah mendukung pelaksanaan vaksin ini. Semoga vaksinasi yang dilakasanakan pada hari ini sesuai dengan harapan dari Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten yakni mengentaskan pandemi covid 19. Kami selaku warga masyarakat tidak bisa memberikan apa-apa, selain perasan yang tulus ikhlas serta semangat gotong-royong,” ujarnya.

Begitupun dengan Perbekel Desa Jatiluwih dan Perbekel Desa Candi Kuning, sangat berterimakasih bahwa Desanya menjadi skala prioritas pencanangan vaksinasi menuju zona hijau di Kabupaten Tabanan. Mereka juga berharap pandemi ini segera berakhir agar aktivitas masyarakat bisa kembali normal seperti dulu lagi, sehingga dengan dibukanya lagi DTW bisa membawa manfaat bagi masyarakat. RED-MB

Bagikan :

Leave a Comment

Your email address will not be published.