Bupati Jembrana Salurkan Bantuan Kementerian PPPA Bagi Anak Yatim Piatu Terdampak Covid-19

Metro Bali
single-image

 

Jembrana (Metrobali.com)

 

Sejak Pandemi Covid-19 , tercatat 66 anak di kabupaten Jembrana menjadi yatim / piatu. Mirisnya lagi, beberapa dari mereka memikul beban hidup terutama memenuhi biaya sekolah. Guna meringankan beban hidup dan psikis anak, Bupati Jembrana I Nengah Tamba yang didampingi Ny. Candrawati Tamba menyerahkan bantuan kepada penerima manfaat yang berasal dari kecamatan Negara yang dipusatkan di aula Balai Desa Kaliakah, Negara, Rabu(15/9). Bantuan bersumber dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ( PPPA) dikhususkan bagi anak anak terdampak covid-19.

Bupati Jembrana I Nengah Tamba mengatakan, bantuan yang diberikan kepada anak-anak yang terdampak Covid-19 berasal dari pemerintah pusat.”Ini(bantuan) berasal dari pemerintah pusat berupa kelengkapan alat-alat keperluan sekolah melalui Kementerian PPPA RI yang disalurkan kepada pemerintah daerah. Bantuan itu diberikan khusus bagi anak-anak yang kehilangan orang tua baik anak itu yatim, piatu apalagi anak itu yatim piatu,”ujarnya.

Kepada anak-anak penerima bantuan, bupati Tamba berharap, untuk belajar sungguh-sunggu dan selalu bersemangat untuk meraih cita-cita.”Bapak minta, meski kalian kehilangan orang tua agar selalu jengah (semangat). Raih cita-cita kalian agar nanti menjadi anak yang berguna dan sukses. Caranya, belajarlah dengan tekun, disiplin dan selalu bersemangat,”harapnya.

Khusus bagi keluarga yang kehilangan kepala keluarga akibat Covid-19 ini, bupati yang didampingi istri, Ny. Candrawati Tamba minta agar selalu mengawasi, mendidik dan membimbing anak-anaknya.”Tentu sangat berat dirasakan oleh keluarga saat anak-anak ini kehilangan orang tuanya. Namun demikian, mari kita semua bersemangat dan berdoa agar pandemi ini segera sirna dimuka pertiwi ini serta seluruh masyarakat saya selalu tekankan agar tetap menjaga Prokes,”terangnya.

Sementara Kadis PPPA-PPKB Jembrana Ni Kade Ari Sugianti mengaku, kalau bantuan yang diserahkan itu berupa alat-alat kelengkapan sekolah dan juga berupa sembako.”Ini berasal dari pemerintah pusat yang disalurkan melalui pemerintah daerah. Untuk anak-anak sekolah, bantuan itu berupa sasara kelengkapan sekolah seperti seragam sekolah, alat-alat tulis termasuk pakaian pribadi bagi anak-anak. Sedangkan untuk paket sembako diberikan bagi keluarga siswa yang terdampak Covid-19.”ujarnya.

Baca Juga :
Buka ajang BTA 2019, Wagub Cok Ce ajak Insan Pariwisata Peduli Isu Lingkungan

Terkait anak-anak penerima manfaat kata Ari, tersebar di setiap kecamatan yang ada di kabupaten Jembrana.”total anak-anak baik itu anak yatim, piatu dan anak yatim piatu di Jembrana saat ini sebanyak 66 orang dengan rincian yakni, Pekutatan 4 anak, Mendoyo sebanyak 17, Jembrana 4, Negara 24 dan kecamatan Melaya sebanyak 17 anak,”pungkasnya. (RED-MB)

Bagikan :

Leave a Comment

Your email address will not be published.

xnxxhd xxx18 hdxxxx xnxx hd