Mangupura (Metrobali.com)-

  Bupati Badung  A A Gde Agung, SH yang juga Penglingsir Puri Ageng Mengwi menghadiri Upacara Ngenteg Linggih, Pedudusan Alit ”Waraspati Kalpa” di Pura Dalem Dukuh Desa Adat Lukluk  Mengwi, Selasa (22/11) lalu. Turut hadir pada kesempatan itu Anggota DPRD Badung I Wayan Yasa, Camat Mengwi Drs. Ida Bagus Oka Dirga, Lurah Lukluk  serta tokoh masyarakat setempat.
        Bendesa Adat Lukluk I Made Saprug disela-sela upacara mengatakan, prosesi upacara Ngenteg Linggih ini sudah diawali dengan matur piuning/ngingsiran (10/11), nyukat genah dan nanceb taring (12/11). melaspas tetaring, pengalang sasih, nunas tirta (13/11), negteg beras, ngingsah, nuasen (15/11), mepepada caru (17/11), mecaru manca sanak (18/11), mendak siwi (19/11), melasti (20/11), mepepada memben banten (21/11), puncak karya buda kliwon Pagerwesi, Rabu (23/11).
         Lebih Lanjut Saprug  mengatakan, ada beberapa perencanaan pembangunan yang belum dilakukan adalah ngerehab bale gambelan, memperbaiki pewaregan atau dapur, dimana diperkirakan menghabiskan dana sebesar Rp. 500 juta. Sedangkan untuk biaya upacara ini menghabiskan dana kurang lebih Rp. 400 juta. Dana ini bersumber dari bantuan Pemerintah Daerah, swadaya masyarakat dan donatur dari warga.
Upacasra ini di Puput oleh Ida Pedanda Putra Pasuruan  dari Geria Gede Taman Lukluk.
          Sementara itu Bupati Badung A. A. Gde Agung melakukan persembahyangan  yang didahului dengan mendem pedagingan di Pelinggih Dalem Dukuh dan menandatangani prasasti. Sebagai bentuk motivasi pemerintah terhadap masyarakat, Bupati mepunia sebesar Rp.20 juta dan DPRD Rp. 5 juta.
Baca Juga :
Sambut Bulan Ramadhan : Bupati Gde Agung Himbau Masyarakat Junjung Toleransi